logo


Soal Fasilitas Isoman Anggota DPR di Hotel, Formappi: Memperlihatkan Minimnya Kepedulian dan Empati

Lucius menilai sikap DPR terhadap rakyat sangat mengecewakan

28 Juli 2021 18:15 WIB

Pengamat FORMAPPI Lucius Karus (kanan).
Pengamat FORMAPPI Lucius Karus (kanan). dok. Jitunews

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Fasilitas isolasi mandiri di hotel untuk anggota DPR menjadi kontroversi. Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) menilai fasilitas tersebut menunjukan tidak empatinya DPR terhadap rakyat di tengah pandemi.

"Fasilitas khusus isoman di hotel bagi anggota DPR yang sudah diputuskan Sekjen kembali menambah deretan kebijakan DPR yang memperlihatkan minimnya kepedulian dan empati pada nasib rakyat yang di saat bersamaan juga mengalami kesulitan mendapatkan fasilitas kesehatan dan isoman di masa pandemi ini," kata peneliti Formappi, Lucius Karus, dalam keterangannya, Rabu (28/7).

Lucius lalu menyinggung kebijakan di parlemen saat awal pandemi, seperti tes PCR, vaksinasi khusus, serta ada permintaan ICU khusus.


Desak KPK Lanjutkan Penyelidikan Azis Syamsuddin, LSM Khawatir Insiden Kasus Setnov Terulang

"Sejak awal pandemi, kebijakan serupa beberapa kali muncul dari parlemen. Sebut saja tes PCR khusus ketika warga kebanyakan kesulitan karena mahalnya, vaksinasi khusus bagi anggota dan keluarga, permintaan ICU khusus, sampai kebijakan pelat kendaraan khusus anggota DPR," katanya.

Lucius menyebut kebijakan spesial untuk anggota DPR selalu mendapat kritik dari masyarakat. Menurutnya, kritikan publik tersebut seperti dianggap angin lalu.

Wacana Presiden 3 Periode Diusulkan Ruhut Sitompul di Era SBY, Formappi: Jadi Post Power Syndrome

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata