logo


Kemarahannya Memuncak Saat Tahu Warga yang Diinjak TNI Disabiltas, Panglima: Tidak Peka!

Panglima TNI menyebut dua prajurit tersebut tidak memiliki kepekaan terhadap situasi dan kondisi.

28 Juli 2021 16:30 WIB

Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto
Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto Doc Jitunews

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjhjanto mengaku geram dengan tindakan dua oknum prajurit TNI AU yang menginjak kepala warga di Merauke, Papua beberapa waktu yang lalu. Ia pun langsung memerintah Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Fadjar Prasetyo untuk memncopot dua oknum tersebut.

Rupanya kemarahan Hadi kian memuncak saat tahu bahwa warga yang diinjak kepalanya tersebut adalah penyandang disabilitas. Ia menyebut dua prajurit tersebut tidak memiliki kepekaan terhadap situasi dan kondisi.

"Kenapa tidak peka memperlakukan disabilitas seperti itu. Itu yang membuat saya marah," kata Hadi seperti dilansir detikcom, Rabu (28/7/2021).


Somasi Pemerintah RI Terkait Kasus TNI Injak Kepala, Veronica Koman Bakal Ngadu ke PBB

Kemarahan Hadi juga berimbas pada pimpinan dua oknum prajurit TNI AU tersebut yaitu Komandan Lanud Johans Abraham Dimara di Merauke, Kolonel Pnb Herdy Arief Budiyanto, dan Komandan Satpom Lanud. Mereka disebut tidak bisa membina anggotanya.

"Karena mereka tidak bisa membina anggotanya," ujarnya.

Kecam Oknum TNI AU Injak Kepala Warga Disabilitas, Arie Kriting: Rakyat Bukan Lawan Tapi Kawan!

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati