logo


JK Sepakat Lockdown Asalkan Rakyat Tak Mampu Disubsidi Rp1 Juta per Bulan, Ferdinand: Bagaimana dengan Ekonomi Nasional?

Ferdinand meminta JK berpikir lebih jauh soal usulan itu.

28 Juli 2021 08:04 WIB

Indonesia Inside

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Pegiat media sosial Ferdinand Hutahaean bereaksi terhadap usulan lockdown yang disampaikan Wakil Presiden ke-10 Jusuf Kalla (JK). Menurutnya, lockdown itu hanya opsi asal bicara.

Ferdinand tak memungkiri jika kebijakan lockdown terkesan bisa mengatasi pandemi Covid-19. Akan tetapi, menurut dia, aturan karantina total itu dapat berdampak buruk pada berbagai aspek kehidupan.  

“Lockdown itu pilihan asal bicara. Kesannya manis bagi rakyat tapi sesungguhnya itu mematikan,” cuitnya lewat akun Twitter @FerdinandHaean3, dikutip Rabu (28/7).


Komentari Luhut, PKB: SBY Enggak Perlu 'di-Habibie-kan'

Mantan politisi Partai Demokrat itu lantas menyoroti catatan JK kepada pemerintah agar masyarakat disubsidi Rp1 juta per bulan selama penerapan lockdown.

Ferdinand meminta JK berpikir lebih jauh soal usulan itu. Pasalnya, anggaran negara untuk memberlakukan suatu kebijakan juga perlu diperhitungkan.

“1 Juta/keluarga akan jadi perdebatan cukup atau tidak. Bagaimana dengan ekonomi Nasional?,” ujar Ferdinand.

“Menyampaikan sesuatu harusnya dikaji mendalam. Jangan berikan gula kepada yang diabetes,” pungkasnya.

Sebelumnya, Jusuf Kalla mengusulkan lockdown untuk mengatasi lonjakan kasus Covid-19. Meski begitu, ia mengingatkan pemerintah harus menanggung biaya hidup warga yang tidak mampu selama lockdown diterapkan.

“Sejak awal kita sependapat bahwa ada pengetatan, lockdown. Tetapi, semua masyarakat yang tidak mampu harus disubsidi minimal Rp 1 juta per bulan,” ungkap JK, Senin (26/7).

Sebut Andi Arief Angkat Citra SBY Lewat Pandemi, Teddy Gusnaidi: Tak Perlu Lakukan Hal Jorok Seperti Ini

Halaman: 
Penulis : Iskandar