logo


Jokowi: ASN Bukan Pejabat yang Minta Dilayani, Bergaya Seperti Pejabat Zaman Kolonial

Jokowi ingin ASN memiliki orientasi yang sama yaitu melayani masyarakat dengan baik

27 Juli 2021 12:28 WIB

Joko Widodo
Joko Widodo Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa slogan dan semboyan setiap daerah berbeda-beda. Jokowi mengatakan kekhasan daerah justru memperkaya keberagaman.

"Variasi semboyan antar daerah itu baik-baik saja setiap daerah mempunyai kekhasan masing-masing, bahkan banyak daerah semboyannya menggunakan bahasa daerah. Kekhasan daerah itu memperkaya keberagaman kita asalkan sesuai dengan Pancasila dan nilai-nilai universal," ujar Jokowi dalam launching core values dan employer branding ASN secara virtual, Selasa (27/7).

Jokowi mengingatkan ASN juga memiliki nilai dasar yang sama. ASN di pusat dan di daerah harus memiliki rujukan yang sama.


Tanggapi Kelompok Tak Murni 'Jokowi End Game', Gerindra: Menyiram Bensin ke Api yang Menyala

"ASN yang bertugas sebagai pegawai pusat maupun pegawai daerah harus mempunyai core values yang sama. ASN yang berprofesi sebagai dosen, guru, jaksa, dokter, perawat, analisis kebijakan, setiap administratur juga petugas Satpol PP seharusnya mempunyai nilai dasar yang sama. Bahkan pegawai BUMN, pegawai-pegawai lain juga sebaiknya proposisi, nilai rujukan sama," ujar Jokowi.

Jokowi ingin ASN memiliki orientasi yang sama yaitu melayani masyarakat dengan baik. Jokowi tidak ingin ASN minta dilayani.

"Setiap ASN harus mempunyai orientasi yang sama yaitu memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat. ASN bukan pejabat yang justru minta dilayani, yang bergaya seperti pejabat zaman kolonial dulu. Itu tidak boleh lagi, bukan zamannya lagi. Setiap ASN harus mempunyai jiwa untuk melayani, untuk membantu masyarakat," kata Jokowi.

Tak Ada Kelompok yang Turun, PKB: 'Jokowi End Game' Itu Hanya Bergaung di Medsos

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata