logo


China Kembali Desak AS Perbaiki Hubungan Bilateral

Wakil Menteri Luar Negeri China dan Amerika Serikat dikabarkan telah menggelar pertemuan pada Senin (26/7), dimana keduanya membahas mengenai upaya perbaikan hubungan bilateral

27 Juli 2021 12:00 WIB

AS-China
AS-China istimewa

BEIJING, JITUNEWS.COM - Wakil Menteri Luar Negeri China Xie Feng, dikabarkan telah menggelar pertemuan dengan Wakil Menlu AS Wendy Sherman, di Beijing pada Senin (26/7). Pada pertemuan tersebut, Xie memberikan dua daftar permintaan pemerintah China terhadap pemerintah AS; yakni daftar upaya perbaikan yang diharapkan Beijing dari Washington sebelum pertemuan lebih lanjut akan disetujui, dan yang lainnya daftar kekhawatiran yang dimiliki China tentang tindakan dan kebijakan di Amerika Serikat.

"Dia akan menggarisbawahi bahwa kita tidak ingin persaingan yang kaku dan berkelanjutan itu berubah menjadi konflik. Setiap orang perlu bermain dengan aturan yang sama dan pada semua level playing field," kata Xie, dikutip Sputniknews.

Namun, seperti yang sering terjadi dalam diplomasi internasional, kedua negara jelas memiliki gagasan yang berbeda tentang seperti apa “level playing field” itu. Dalam sebuah pernyataan setelah pertemuannya dengan Sherman, Xie menyampaikan bahwa hubungan AS-China telah mencapai "jalan buntu dan menghadapi kesulitan serius ... karena beberapa orang Amerika menggambarkan China sebagai 'musuh yang dibayangkan."


Reaksi Dunia atas Krisis Politik yang Terjadi di Tunisia

"Sepertinya dengan menjadikan China sebagai 'musuh yang dibayangkan', rasa tujuan nasional akan dihidupkan kembali di AS," lanjut Xie.

Dia mencatat bagaimana AS membingkai hubungannya dengan China dengan referensi ke momen kebangkitan AS, seperti serangan 7 Desember 1941 di pangkalan angkatan laut Pearl Harbor oleh Jepang dan peluncuran Sputnik 1 pada 4 Oktober 1957, yang merupakan satelit buatan pertama di dunia yang diluncurkan oleh Uni Soviet.

“Harapannya mungkin dengan menjelekkan China, AS entah bagaimana dapat mengalihkan ketidakpuasan publik domestik atas masalah politik, ekonomi dan sosial dan menyalahkan China atas masalah strukturalnya sendiri,” kata Xie.

“Tampaknya kampanye seluruh pemerintah dan seluruh masyarakat sedang dilakukan untuk menjatuhkan China. Seolah-olah ketika perkembangan China tertahan, semua tantangan domestik dan eksternal AS akan hilang, dan Amerika akan menjadi hebat lagi," lanjutnya.

“AS terus membuat masalah dengan China. Seolah-olah pihak AS tidak punya apa-apa untuk dibicarakan kecuali tentang China. Kami mendesak Amerika Serikat untuk mengubah pola pikirnya yang sangat sesat dan kebijakan berbahayanya,” tegasnya.

 

Varian Delta, Pemerintah AS Tak Akan Longgarkan Aturan Pembatasan Perjalanan Internasional

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia