logo


Perancis Desak Iran Segera Lanjutkan Proses Negosiasi Perjanjian Nuklir dengan AS

Kemenlu Perancis menilai sikap Iran yang menunda proses negosiasi Vienna dengan AS hanya akan merusak upaya pemulihan perjanjian nuklir JCPOA

27 Juli 2021 10:00 WIB

Fasilitas pembangkit nuklir milik Iran
Fasilitas pembangkit nuklir milik Iran The Times of Israel

PARIS, JITUNEWS.COM - Kementerian Luar Negeri Perancis, pada Senin (26/7) mengatakan bahwa Iran membahayakan peluang terciptanya kesepakatan dengan beberapa kekuatan dunia terkait pemulihan perjanjian nuklir 2015, jika mereka tidak segera melanjutkan proses negosiasi dengan AS.

"Jika mereka (Iran) melanjutkan langkah ini, tidak hanya terus melakukan penundaan saat sebuah kesepakatan pencabutan sanksi dapat dicapai, tapi mereka juga beresiko merusak kemungkinan penyelesaian pembicaraan Vienna dan pemulihan perjanjian (JCPOA)," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Perancis Agnes von der Muhll dalam sebuah konferensi pers, dikutip Reuters.

Sebelumnya, seorang diplomat mengatakan bahwa Pemerintah Iran untuk saat ini belum siap melanjutkan proses negosiasi Vienna dengan Amerika Serikat hingga Presiden terpilih Ebrahim Raisi telah dilantik secara resmi.


Alami Kerugian US$ 6,6 Miliar, Operator Bandara Heathrow Desak Inggris Buka Kembali Perjalanan bagi Warga yang Sudah Divaksin

"Mereka tidak siap untuk kembali (bernegosiasi) sebelum pemerintahan baru dilantik," kata diplomat anonim tersebut.

Narasumber tersebut mengatakan bahwa Iran kemungkinan besar akan melanjutkan proses negosiasi yang digelar di Vienna, Austria, pada pertengahan Agustus mendatang.

"Kemungkinan setelah pertengahan Agustus," tambahnya.

Sementara itu, Seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri AS mengkonfirmasi jika Iran telah meminta waktu karena adanya transisi pemerintahan.

"Kamis sudah bersiap untuk melanjutkan proses negosiasi tapi pihak Iran meminta tambahan waktu untuk mengurusi transisi kepresidenan mereka," kata juru bicara Kemenlu AS tersebut.

 

Dituduh Lakukan Pelanggaran HAM, Duterte: Bagi Mereka yang Menghancurkan Negara Saya, Saya Akan Membunuhmu

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia