logo


Soal Demo 'Jokowi End Game', Dewi PDIP Sebut Skenarionya Mirip Demo yang Didalangi Cikeas

Dewi mencium gelagat sejumlah kader Partai Demokrat yang sering mengkritik pemerintah.

26 Juli 2021 06:00 WIB

Dewi Tanjung
Dewi Tanjung tempo

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Politisi PDIP Dewi Tanjung kembali menyinggung soal aksi demonstrasi ‘Jokowi End Game’ yang rencananya digelar pada Sabtu (24/7) lalu. Dia menilai skenario unjuk rasa itu mirip demo menolak UU Cipta Kerja yang disebutnya didalangi keluarga Cikeas.

Cikeas diduga merujuk pada sosok Susilo Bambang Yudhoyono beserta anak-anaknya.

“Rencana aksi demo 24 juli skenarionya mirip dengan demo Cipta Kerja yang dalangnya Cikeas,” cuitnya di akun Twitter @DewianTanjung15, dikutip Senin (26/7).


Ribuan Warga London Gelar Aksi Demo Anti Lockdown dan Wajib Vaksin Covid-19

Dewi memiliki alasan tersendiri terkait tudingannya itu. Anak buah Megawati Soekarnoputri mencium gelagat sejumlah kader Partai Demokrat yang sering mengkritik pemerintah.

“Menjelang demo, kader-kader Demokrat akan nyinyirin pemerintah habis itu muncul si Anisa & AHY (Agus Harimurti Yudhoyono—red) yang pura-pura peduli rakyat,” cetusnya.

Dewi lantas menyebut Partai Demokrat bukan partai pembela rakyat. Dia bahkan menuduh partai berlambang mercy itu menggunakan cara berpolitik yang licik.

“Demokrat itu bukan partai pembela rakyat perhatikan cara berpolitik licik mereka,” tandasnya.

Sebelumnya, pihak kepolisian mengatakan banyak informasi hoaks terkait seruan demo 'Jokowi End Game' pada Sabtu (24/7).

"Jadi banyak berita hoax (soal demo 'Jokowi End Game') yang beredar. Tapi kami tetap antisipasi," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan, Sabtu (24/7).

Yusri menerangkan, informasi soal seruan demo Jokowi End Game telah beredar di media sosial. Salah satunya dengan menyertakan logo komunitas dari para sopir ojek online (ojol).

"Banyak flyer yang beredar di media sosial untuk mengajak demo di Jakarta. Beberapa organisasi seperti ojol dan organisasi yang lain sudah menyatakan tidak ikut karena mereka sadar bahwa Jakarta ini tinggi angka Covid-nya," ujar Yusri.

Vaksinasi jadi Syarat Perjalanan dan Penggunaan Fasilitas Umum, Ribuan Warga Italia Gelar Aksi Protes

Halaman: 
Penulis : Iskandar