logo


Pasca Banjir Bandang, China Kembali Dihantam Badai dengan Kecepatan Angin 137 Km/jam

Badai In-fa diberitakan menerjang wilayah pesisir timur China dan bergerak menuju China bagian tengah dengan kecepatan angin mencapai 137 km/jam.

25 Juli 2021 19:28 WIB

Pesisir Timur China diterjang oleh badai In-fa pada Minggu (25/7)
Pesisir Timur China diterjang oleh badai In-fa pada Minggu (25/7) BBC

BEIJING, JITUNEWS.COM - Salah satu pusat perekonomian China, Shanghai dan sejumlah kota di wilayah pesisir timur negara tersebut dilaporkan telah membatalkan seluruh penerbangan komersial dan jadwal kereta api bawah tanah mereka serta menutup seluruh kegiatan bisnis, guna bersiap menghadapi hantaman badai In-fa yang mendarat pada Minggu (25/7).

Mengutip laporan BMKG China, CCTV melaporkan bahwa dadai tersebut menerjang wilayah distrik Putuo yang berada di kota Zhoushan, sebuah kota pelabuhan di provinsi Zheijiang, pada Minggu (25/7) pukul 12:30 siang waktu setempat.

Badai tersebut diperkirakan mengarah ke China tengah yang pada pekan lalu telah menghadapi bencana banjir bandang yang menewaskan sedikitnya 58 orang dan membuat jutaan warga harus dievakuasi.


Menhan AS Bilang Pasukan Afghanistan Harus Mampu Perlambat Momentum Taliban

"Kami akan melakukan segala upaya untuk memastikan keselamatan warga dan keamanan properti, dan melakukan segala cara untuk meminimalisir kerugian akibat bencana," kata Yuan Jiajun, sekertaris Partai Komunis China untuk wilayah Zheijiang, dikutip Reuters.

Sebelumnya, BMKG China menyatakan bahwa badai In-fa bergerak dalam kecepatan sekitar 15 kilometer per jam, dengan kecepatan anginnya mencapai 38 meter per detik atau setara dengan 137 kilometer/jam.

Vaksinasi jadi Syarat Perjalanan dan Penggunaan Fasilitas Umum, Ribuan Warga Italia Gelar Aksi Protes

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia