logo


Menhan AS Bilang Pasukan Afghanistan Harus Mampu Perlambat Momentum Taliban

Menteri Pertahanan AS mengatakan bahwa pasukan militer Afghanistan harus mampu memperlambat momentum Taliban sebelum kelompok militan tersebut menguasai lebih banyak wilayah Afghanistan

25 Juli 2021 16:00 WIB

Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin
Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin reuters

WASHINGTON, JITUNEWS.COM - Menteri Pertahanan AS Austin Lloyd, pada Sabtu (24/7) mengatakan bahwa hal pertama yang harus dilakukan oleh pasukan Afghanistan adalah untuk memastikan bahwa mereka mampu memperlambat momentum para pejuang Taliban sebelum kelompok militan tersebut mengambil alih pusat wilayah Afghanistan.

Dilansir dari Reuters, militer Aghanistan saat ini terus berupaya mengembangkan strateginya dalam melawan agresi Taliban, dimana fokus pasukan pemerintah Afghanistan tersebut kini adalah mengamankan wilayah Kabul, wilayah penyeberangan antar negara, infrastruktur dan sejumlah wilayah vital lainnya.

"Mereka sedang meng-konsolidasi pasukan di sekitar wilayah kunci pusat populasi (Afghanistan)," kata Austin dalam kunjungannya ke Alaska.


Donald Trump: Kita Mulai Menjadi Sebuah Negara Komunis

"Soal berhasil atau tidaknya mereka menghentikan Taliban, saya pikir hal pertama yang perlu dilakukan adalah untuk memastikan mereka mampu memperlambat momentum Taliban," tambahnya.

Austin menambahkan bahwa dirinya percaya jika Afghanistan memiliki kemampuan dan kapasitas untuk membuat progres.

"Kita lihat saja apa yang akan terjadi," lanjut kepala Pentagon tersebut.

Seperti diketahui, para pejuang Taliban mengklaim bahwa pihaknya sudah berhasil merebut dan menguasai lebih banyak wilayah Afghanistan, dimana Pentagon pada Rabu lalu memperkirakan jika lebih dari separuh wilayah distrik di Afghanistan sudah berada di bawah kendali kelompok militan tersebut.

"Per hari ini (Rabu), kurang lebih, saya kira sekitar 212, 214...pusat distrik (di Afghanistan) yang sudah dikendalikan oleh Taliban, itu sekitar setengah dari total 419 distrik di sana," kata Kepala Staf Angkatan Bersenjata Amerika Serikat Mark Milley kepada para wartawan.

Jadi Incaran Taliban, Warga Afghanistan yang Bekerja untuk AS Segera Dievakuasi

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia