logo


Washington Bakal Sesali Keputusan Penarikan Keluar Pasukan AS dari Afghanistan

Mantan petinggi pasukan koalisi AS mengatakan bahwa Taliban memiliki momentum yang tepat dalam upaya mereka menguasai wilayah Afghanistan

25 Juli 2021 13:30 WIB

Militan Taliban
Militan Taliban istimewa

WASHINGTON, JITUNEWS.COM - Mantan Komandan pasukan koalisi AS dan NATO untuk Afghanistan, Jenderal (Purn.) David Petraeus, telah memprediksi bahwa Washington meungkin akan menyesali keputusannya menarik keluar seluruh personil tentara dari Afghanistan sehingga Taliban kini dengan mudah merebut dan menguasai sejumlah wilayah di negara tersebut. Hal tersebut ia sampaikan dalam sebuah wawancara dengan Fox News.

Saat ditanya apakah Taliban akan segera mengendalikan Afghanistan, Petraeus mengatakan bahwa ia tidak bisa memprediksi hal itu terjadi dalam waktu cepat, namun ia sangat khawatir dengan tren yang berlangsung saat ini, dimana lebih banyak wilayah Afghanistan mulai jatuh ke tangan Taliban.

"Taliban punya momentumnya. Faktanya, Kepala Staf Angkata Bersenjata kami, Jenderal Mark Milley pada beberapa hari lalu cukup jelas menyampaikan bahwa mereka (Taliban) memiliki momentum yang strategis. Dan ini cukup memprihatinkan, jujur saja, untuk melihat bahwa kita terpaksa menggunakan kekuatan udara di luar kota Kandahar, kota terbesar kedua dan kota terpenting kedua di Afghanistan setelah Kabul," kata Petraeus, dilansir Sputniknews.


Taliban Klaim Kuasai 90 Persen Wilayah Perbatasan, Jubir Pemerintah: Propaganda Tak Berdasar

Oleh karena itu, ia mendesak Washington untuk "bekerja sama dengan pemerintah Afghanistan dalam mengembangkan sebuah rencana guna membantu mereka dalam menyetabilkan situasi, yang semakin memburuk sejak pengumuman rencana penarikan pasukan."

"Kita (Amerika Serikat), hanya akan menyesali keputusan ini (penarikan pasukan), dan tampaknya penyesalan bisa datang lebih cepat...dan ini sangat mengkhawatirkan," tukasnya.

Pada Kamis (22/7) lalu, Juru bicara kelompok militan Taliban, Zabiullah Mujahid, mengatakan jika para pejuang Taliban saat ini sudah berhasil menguasai 90 persen wilayah di sekitar perbatasan Afghanistan.

"Perbatasan Afghanistan dengan Tajikistan, Uzbekistan, Iran, atau sekitar 90 persen wilayah perbatasan sudah berada di bawah kendali kami...perbatasan dengan Turkmenistan dan perbatasan dengan Iran sudah sepenuhnya kami kuasai. Perbatasan dengan Pakistan (kecuali untuk beberapa sektor) juga berada di bawah kendali kami," kata Mujahid kepada Sputniknews.

Ribuan Warga London Gelar Aksi Demo Anti Lockdown dan Wajib Vaksin Covid-19

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia