logo


Tangani Covid Jangan Pakai PPKM yang Matikan Dunia Usaha, Begini Saran HIPMI

meminta pemerintah memperbaiki pelayanan kesehatan untuk bisa menampung atau merawat pasien Covid-19.

24 Juli 2021 21:09 WIB

Ketua HIPMI Jateng, Billy Dahlan
Ketua HIPMI Jateng, Billy Dahlan Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jateng meminta pemerintah memperbaiki pelayanan kesehatan untuk bisa menampung atau merawat pasien Covid-19.

Ketua HIPMI Jateng, Billy Dahlan menilai langkah itu tepat ketimbang melakukan penerapan PPKM yang justru mematikan dunia usaha.

“Udahlah pemerintah fokusnya tingkatkan fasilitas kesehatan, cetak baru lagi tenaga kesehatan khusus Covid-19, obat-obatan semuanya. Dah fokusnya sudah di situ aja,” ujarnya dalam webinar bertemakan ‘90% Dikorbankan, Efektifkan PPKM’, Sabtu (24/7/2021).


Ketum PBNU: Pemerintah Masih Gagal Hadapi Pandemi Covid-19

Menurutnya apabila pelayanan kesehatan sudah dibenahi dan ketika kasus covid-19 kembali meledak maka pemerintah sudah bisa menanganinya sehingga tidak ada lagi pembatasan-pembatasan terhadap dunia usaha.

“Dan nanti ketika kita buka lagi (dunia usaha) dan apabila meledak lagipun kita sudah punya toleransi yang lebih tinggi. Kita bisa menghandle, tidak keos seperti sekarang ini,” kata dia.

Oleh karena itu, dia berharap kebijakan penerapan pembatasan kegiatan masyarakat yang sudah berjalan berbulan-bulan ini perlu dievaluasi oleh pemerintah.

Dia khawatir jika dibiarkan akan akan berdampak pada krisis sosial, pangan hingga krisis keamanan.

“PPKM Darurat yang tujuannya untuk mengurangi kasus penularan, yang objektifnya hanya itu. Kebijakan itu bisa diperbaiki. Artinya, kita tidak masalah PPKM, tapi lebih terukur, terencana dan lebih efektif,” pungkasnya.

Soal Penanganan Covid-19, Mahfud Md Tekankan Pemerintah Terbuka dengan Aspirasi Masyarakat

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar