logo


Dinilai Matikan Dunia Usaha, Billy Dahlan Minta Pemerintah Evaluasi PPKM

Menurutnya kebijakan penerapan pembatasan kegiatan masyarakat yang sudah berjalan selama 17 bulan itu perlu dievaluasi

24 Juli 2021 17:35 WIB

Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jateng, Billy Dahlan 
Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jateng, Billy Dahlan  Zoom

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jateng, Billy Dahlan menilai penerapan PPKM tidak memberikan dampak signifikan terhadap pengurangan kasus Covid-19, malah PPKM justru mematikan dunia usaha.

Menurut Billy, kebijakan penerapan pembatasan kegiatan masyarakat yang sudah berjalan selama 17 bulan ini perlu dievaluasi oleh pemerintah.

“PPKM Darurat tujuannya untuk mengurangi kasus penularan, yang objektifnya hanya itu. Kebijakan itu bisa diperbaiki. Artinya, kita tidak masalah PPKM, tapi lebih terukur, terencana dan lebih efektif,” ujarnya dalam webinar bertemakan ‘90% Dikorbankan, Efektifkan PPKM’, Sabtu (24/7/2021).


Tak Pakai Masker Penjara 3 Bulan, DPR: Sanksi Tidak Bisa Berlaku General

“Kalau semua ditutup begini secara ekonomi pasti akan hancur dan kita pasti akan jatuh ke jurang yang lebih dalam lagi,” imbuhnya.

Dia khawatir apabila pemerintah tidak segera membenahi kebijakan dalam penanganan Covid-19, maka akan berdampak pada krisis sosial, pangan hingga krisis keamanan.

Dia menyarankan agar fokus utama pemerintah kepada pembenahan fasilitas kesehatan dan tenaga kesehatan untuk menangani kasus aktif di Indonesia.

Menurutnya anggaran untuk penanganan Covid-19 benar-benar difokuskan untuk menangani pandemi.

“Udahlah, pemerintah fokusnya tingkatkan fasilitas kesehatan, cetak baru lagi tenaga kesehatan khusus Covid dan obat-obat semuanya, fokusnya sudah di situ aja,” kata dia.

“Nanti apabila meledak lagi pun, kita sudah punya toleransi yang lebih tinggi. Kita bisa menghandlenya, ndak keos seperti sekarang ini,” tukasnya.

Ada Seruan Aksi Tolak PPKM, Politisi PDIP: Agenda yang Sangat Korbankan Rakyat

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar