logo


Taliban Klaim Kuasai 90 Persen Wilayah Perbatasan, Jubir Pemerintah: Propaganda Tak Berdasar

Juru bicara pemerintah Afghanistan mengatakan bahwa klaim Taliban tersebut merupakan sebuah kebohongan

23 Juli 2021 21:00 WIB

Pejuang Taliban
Pejuang Taliban AFP

KABUL, JITUNEWS.COM - Juru bicara Kementerian Pertahanan Afghanistan Fawad Aman menyebut klaim yang dilontarkan oleh kelompok Taliban bahwa mereka sudah berhasil menguasai 90 persen wilayah perbatasan Afghanistan merupakan sebuah kebohongan dan "propaganda tak berdasar".

Dalam sebuah wawancara dengan AFP pada Jumat (23/7), ia mengatakan bahwa pasukan militer Afghanistan sudah berhasil merebut wilayah-wilayah di perbatasan, ruas jalan utama dan kota-kota besar di Afghanistan yang sebelumnya sempat dikuasai oleh Taliban. Keberhasilan tersebut tidak lepas dari peran pasukan AS yang ikut membantu dengan melancarkan serangan udara.

"Puluhan pejuang militan Taliban telah terbunuh serta terluka selama operasi militer. Operasi penyerangan sudah diluncurkan di Herat dan sejumlah wilayah di provinsi tersebut akan segera dibebaskan," tambahnya.


Bantu Perjuangan Militer Afghanistan Melawan Taliban AS Lancarkan Serangan Udara

Sebelumnya, Aman juga memposting tulisannya melalui Twitter bahwa pasukan militer Afghanistan sudah berhasil membebaskan distrik Karokh, yang terletak di provinsi Herat bagian barat dari genggaman Taliban.

Senada dengan pernyataan Aman, juru bicara Kementerian Dalam Negeri Afghanistan Mirwais Stanekzai, juga mengatakan bahwa "pasukan militer Afghanistan akan segera membalas kelompok teroris liar tersebut."

Pada Kamis (22/7) kemarin, juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid mengklaim jika pihaknya saat ini sudah berhasil merebut dan menguasai sekitar 90 persen wilayah perbatasan Afghanistan.

"Perbatasan Afghanistan dengan Tajikistan, Uzbekistan, Turkmenistan, Iran, sekitar 90 persen wilayah perbatasan tersebut sudah berada dalam kendali kami...Perbatasan dengan Turkmenistan dan Iran sudah sepenuhnya kami kuasai," kata Mujahid.

Pentagon Tegas Bilang Pihaknya Tak Terlibat dalam Aksi Pembunuhan Presiden Haiti

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia