logo


Pasukan AS Nggak Akan Bisa Hentikan Invasi Militer China ke Taiwan

Pakar militer China mengatakan bahwa pasukan AS tidak akan dapat mengintervensi jika militer China memutuskan untuk menyerang Taiwan dalam waktu dekat

23 Juli 2021 16:15 WIB

Seorang personil militer mengibarkan bendera Taiwan
Seorang personil militer mengibarkan bendera Taiwan CNA

BEIJING, JITUNEWS.COM - Seorang pakar militer China, Du Wenlong, mengatakan bahwa Amerika Serikat tidak akan memiliki kesempatan untuk dapat mencegah invasi pasukan militer China ke Taiwan.

Pernyataan tersebut muncul usai China telah memulai latihan tempur enam hari di wilayah Laut China Timur. Operasi tersebut digelar di sebuah area yang hanya berjarak sekitar 135 mil laut sebelah utara Taiwan, yang selama ini dianggap oleh Beijing sebagai salah satu provinsinya.

Saat ditanya mengenai latihan militer tersebut dan apakah serangan militer China terhadap Taiwan dapat digagalkan oleh pasukan AS, Du mengindikasikan bahwa pasukan China dapat tiba di Taiwan dalam waktu singkat, sehingga pasukan AS tidak punya kesempatan untuk mengintervensi konflik tersebut.


90 Persen Wilayah Perbatasan Afghanistan Sudah di Bawah Kendali Taliban

"Sebelum pasukan AS tiba, kita sudah menyelesaikan seluruh misi serangan," ujar Du, dikutip Sputniknews.

Du juga mengatakan bahwa latihan tempur tersebut dilakukan untuk menargetkan Taiwan.

"Kegiatan latihan (militer) yang digelar sangat dekat (dari Taiwan) ini dapat dinilai sebagai latihan rutin, tapi saya pikir mereka sudah secara khusus membidik (Taiwan)," tambahnya.

"Taiwan adalah sasarannya," lanjut Direktur Komunitas Budaya Militer China tersebut.

Ia juga mengatakan bahwa aktivitas yang dilakukan oleh pasukan China tersebut merupakan sebuah "peringatan serius" bagi Taiwan, selama mereka melanjutkan kerja sama militer dengan AS.

Presiden Israel Bilang Boikot terhadap Negaranya adalah Bentuk Terorisme Baru

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia