logo


Demokrat: Saya Menaruh Hormat Gubernur Papua yang Pilih Lockdown, Saat Jokowi Bingung

Andi Arief mengatakan bahwa kebijakan lockdown adalah satu-satunya kebijakan yang bisa memutus rantai penyebaran virus Covid-19.

23 Juli 2021 09:33 WIB

Andi Arief
Andi Arief Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai Demokrat, Andi Arief mengatakan bahwa kebijakan lockdown adalah satu-satunya kebijakan yang bisa memutus rantai penyebaran virus Covid-19. Hal tersebut, ia sampaikan dalam akun Twitter pribadinya, Kamis (22/7/2021).

"Cuma lockdown yang bisa menghentikan mata rantai penularan," ujarnya.

Andi Arief lantas menyindir kebijakan yang diambil Presiden Joko Widodo untuk memutus rantai penyebaran virus Covid-19. Menurutnya, slogan 'NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) tidak cocok digunakan dalam mengatasi pandemi Covid-19.


Angka Testing Covid-19 Turun 68 Persen, PKS: Klaim Penurunan Kasus Tak Bermakna Apa-apa

"Dalam mengatasi Pandemi yang sebesar saat ini slogan NKRI harga mati ternyata gak cocok. Mungkin negara federal jauh lebih sigap," ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengaku lebih menghargai Gubernur Papua Lukas Enembe yang berani mengambil kebijakan lockdown untuk memutus rantai penyebaran virus Covid-19.

"Saya menaruh hormat cara Gubernur Papua Lukas Enembe yang memilih lockdown, saat rejim Jokowi bingung," sambungnya.

Ragu Satpol PP DKI Usut Pelanggar Prokes, NasDem: Sudah Mampu Hadapi Kondisi Extra Ordinary?

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati