logo


Minta Pemda Cek Ulang Penerima Bansos, Luhut: Jangan Sampai Ada Data Fiktif!

Luhut mengatakan bahwa peyaluran bansos akan diutamakan kepada masyarakat yang berada di wilayah aglomerasi

23 Juli 2021 05:30 WIB

Luhut Binsar Pandjaitan
Luhut Binsar Pandjaitan Kemenko Marves

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meminta agar pemerintah daerah melakukan pengecekan ulang terhadap data penerima bantuan sosial (bansos) selama masa PPKM. Ia tidak ingin terdapat data fiktif yang membuat penyaluran bansos tidak tepat sasaran.

"Mohon kepada Dinas Sosial dan Pemerintah Daerah untuk memanfaatkan kesempatan ini agar tidak terjadi manipulasi data penerima bansos. Saya pikir penyiapan data, pengecekan data, verifikasi data itu betul-betul supaya jangan sampai ada data fiktif yg menerima bantuan," kata Luhut dalam keterangannya, Kamis (22/7/2021).

Luhut mengatakan bahwa peyaluran bansos akan diutamakan kepada masyarakat yang berada di wilayah aglomerasi. Begitu juga kepada masyarakat yang tengah menjalani isolasi mandiri


Tak Ingin Warga Mengeluh Soal Bansos PPKM, Kapolri Minta Penyaluran Dipercepat

"Oleh karena itu sangat penting namanya bansos ini peranan penting karena nanti yang mungkin positif dan masuk karantina itu, bagaimanapun harus kita bantu dengan bansos ini jangan sampai kepala keluarga ini dipisahkan dari keluarganya dan tidak menerima bantaun dan saya kira penting mendapat perhatian kita," ujarnya.

Diketahui, pemerintah saat ini telah mengalokasikan bantuan sosial tunai sebesar Rp 300 ribu per bulan ditambah bantuan beras sebesar 10 kilogram kepada 10 juta penerima. Selain itu, terdapat bantuan PKH senilai Rp 18, juta.

Soal Politisasi Bansos, PKS: Kemendagri Perlu Mengambil Sikap Tegas

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati