logo


IKALUIN Gelar Vaksinasi, Ace Hasan: Kampus Islam Juga Berkontribusi Memutus Rantai Penularan Covid

Hal itu disampaikannya saat meninjau pelaksanaan vaksinasi yang digelar IKALUIN

22 Juli 2021 18:14 WIB

Tubagus Ace Hasan Syadzily.
Tubagus Ace Hasan Syadzily. Istimewa

TANGSEL, JITUNEWS.COM - Ketua Umum Ikatan Alumni UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (IKALUIN) Ace Hasan Syadzily menegaskan bahwa vaksin itu aman dan halal.

Hal itu disampaikannya saat meninjau pelaksanaan vaksinasi yang digelar IKALUIN, Kamis (22/7/2021) di Fakultas Kedokteran dan Fakultas Ilmu Kesehatan UIN Jakarta.

"Kami melakukan ini berkat gotong-royong para alumni. Kenapa tempatnya di kampus FK dan FIKES UIN Jakarta, kami ingin menyampaikan ke masyarakat bahwa kampus juga berkontribusi untuk pencegahan dan penularan Covid 19,” ujar Ace.


Aktor Inggris Ini Minta Pemerintah AS Segera Adili CEO Facebook Zuckerberg, Kenapa?

"Sebagai kampus Islam, berbasis Muslim, kami ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa vaksin itu aman dan halal. Ini perlu saya tegaskan karena masih ada pihak yang menyebut vaksin ini mengandung zat yang haram," imbuhnya.

Ace juga mengatakan bahwa vaksinasi IKALUIN ini diperuntukkan bagi 1000 peserta yang merupakan keluarga besar alumni dan civitas akademik UIN Jakarta.

"Ini adalah program vaksinasi yang diinisiasi oleh Ikatan Alumni UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dengan jumlah peserta satu hari ini 1000 orang. Kita harapkan bisa selesai hari ini. Peserta terdiri atas sebagian civitas akademi UIN Jakarta, keluarga alumni, dan tentu sebagian para mahasiswa," kata Ace.

"Acara vaksinasi yang diadakan IKALUIN ini dalam rangka kita turut menyukseskan vaksinasi nasional, yang merupakan langkah mencegah dan ikhtiar bangsa kita menghadapi Covid 19," ungkapnya.

Ace Hasan yang juga Pimpinan Komisi VIII DPR RI itu memastikan bahwa pelaksanaan vaksinasi ini sudah mengikuti ketentuan protokol kesehatan.

Ia menjelaskan bahwa panitia sudah mengatur alur keluar masuk peserta vaksin dengan sangat tertib sehingga tidak menimbulkan kerumunan.

Moskow Diminta Berikan Hukuman Penjara bagi Penyebar Propaganda Anti-Vaksin Covid-19

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar