logo


Rektor UI Mundur dari Komisaris BRI, PKB: Keputusan yang Baik

Komisi VI DPR yang merupakan mitra kerja Kementerian BUMN memberikan apresiasi kepada Ari.

22 Juli 2021 13:31 WIB

Wakil Ketua Umum PKB, Faisol Riza
Wakil Ketua Umum PKB, Faisol Riza Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Rektor Universitas Indonesia (UI), Ari Kuncoro, mundur dari jabatannya sebagai Wakil Komisaris Utama BRI. Komisi VI DPR yang merupakan mitra kerja Kementerian BUMN memberikan apresiasi kepada Ari.

"Keputusan yang baik. Bisa lebih fokus mengembangkan UI menjadi universitas yang bersaing secara global," kata Ketua Komisi VI DPR Faisol Riza kepada wartawan, Kamis (22/7).

Politikus PKB ini tidak mempermasalahkan rangkap jabatan sebagai komisaris BUMN. Menurutnya, yang paling penting adalah kemampuan dan kompetensi.


Ribuan Paket Kurban Disebar Dewan Syura PKB di Jawa Barat

"Rangkap jabatan nggak ada masalah, yang penting punya kemampuan dan kompetensi. Hanya saja, saran saya, jangan yang itu-itu saja setelah bertahun-tahun, bahkan puluhan tahun menjadi komisaris. Carilah orang-orang baru yang fresh, punya etos kerja, dan keahlian-keahlian baru," kata Faisol.

Sebelumnya, BRI menyampaikan pengunduran diri Ari Kuncoro sebagai Komisaris BRI.

Berikut pernyataan resmi BRI selengkapnya:

Kementerian BUMN RI telah menerima surat pengunduran diri Ari Kuncoro sebagai Wakil Komisaris Utama/Komisaris Independen BRI dan menginformasikannya secara resmi kepada Perseroan. Sehubungan itu, Perseroan menerbitkan keterbukaan informasi pada tanggal 22 Juli 2021. Adapun proses berikutnya, Perseroan akan menindaklanjuti sesuai ketentuan dan prosedur.

Perseroan berkomitmen untuk terus menerapkan praktik tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG) dari seluruh lapisan, baik top level management dalam hal ini Dewan Komisaris dan Direksi, hingga jajaran pekerja di seluruh Unit Kerja Perseroan. Komitmen tersebut dijalankan pada setiap kegiatan usaha Perseroan, yang merupakan perwujudan dari visi dan misi Perseroan, corporate values dan strategi kebijakan dalam keberlanjutan Perseroan.

Adapun Keterbukaan informasi terkait hal dimaksud dapat diakses pada situs web bursa efek dan perseroan pada tanggal 22 Juli 2021.

Heran dengan Pihak yang Nyinyir Statuta UI, Ngabalin: Harus Diperiksa Kadar Pengetahuannya

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata