logo


Demo Tolak PPKM Darurat Berakhir Ricuh, Koordinator: Karena Ada yang Menunggangi Aksi

Koordinator aksi sebut unjuk rasa awalnya berjalan lancar sesuai dengan rencana.

22 Juli 2021 05:30 WIB

Demo Tolak PPKM Darurat di Kota Bandung, Rabu (21/7/221)
Demo Tolak PPKM Darurat di Kota Bandung, Rabu (21/7/221) ist

BANDUNG, JITUNEWS.COM - Sejumlah massa menggelar aksi unjuk rasa menolak penerapan PPKM Darurat di Kota Bandung pada Rabu (21/7/2021). Massa menuntut agar pemerintah mencabut kebijakan PPKM yang dinilai menyengsarakan masyarakat. Namun sayangnya, unjuk rasa tersebut berakhir ricuh.

"Kericuhan yang terjadi pada aksi ini membuat tujuan utama dari aksi ini pun gagal terealisasi. Di mana tuntutan-tuntutan yang dibawa dalam aksi ini antara lain, penghapusan PPKM dan tuntutan mengenai elektabilitas dan kinerja pemerintah," kata salah satu koordinator Barisan Aksi Masyarakat Bandung Raya (BAMBR) Aditya Insani seperti dilansir CNNIndonesia.com, Kamis (22/7/2021).

Menurutnya, penerapan PPKM Darurat tidak efektif untuk mengendalikan laju penyebaran Covid-19. Justru, kata dia, PPKM Darurat telah membuat masyarakat kesulitan karena banyak toko yang ditutup. Pelaku usaha pun semakin sepi dan terbatas.


PPKM Darurat Diperpanjang, Kebutuhan Rakyat Harus Diperhatikan

"Terlebih lagi adanya pembatasan jam untuk para pedagang penutupan jalan yang berlebih, serta penutupan berbagai akses ekonomi dan kebutuhan sekunder yang berimbas pada roda perekonomian yang tersendat," ujarnya.

Aditya pun tidak menampik bahwa kericuhan yang berlangsung saat unjuk rasa terjadi karena adanya pihak luar yang ingin mengambil alih aksi. Padahal kata dia, unjuk rasa awalnya berjalan lancar sesuai dengan rencana.

"Hal ini disebabkan karena adanya oknum tidak bertanggung jawab yang mengambil alih dan menunggangi aksi. Tidak dapat dipungkiri bahwasanya dalam setiap aksi akan selalu ada pihak yang memiliki ego serta awamnya sebagian kalangan mengenai tujuan serta sasaran utama dari aksi yang diselenggarakan sehingga setiap aksi rentan ditunggangi," kata dia.

"Seharusnya aksi lebih menyoroti kebijakan-kebijakan yang telah dicanangkan oleh pemerintah namun dirasa sangat tidak memanusiakan manusia dan terlebih lagi jauh dari kata untuk melindungi masyarakat," lanjutnya.

Demo Tolak PPKM Darurat Bergemuruh di Bandung, Ridwan Kamil: Mohon Sabar, Akan Ada Relaksasi

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati