logo


Dianggap Terlibat Korupsi, Mantan Presiden dan Ibu Negara Honduras Dilarang Masuk Wilayah AS

Pemerintah AS menjatuhkan sanksi larangan perjalanan bagi mantan Presiden dan istrinya usai keduanya dianggap telah terlibat dalam kasus korupsi besar-besaran di Honduras.

21 Juli 2021 16:00 WIB

Mantan Presiden Honduras Porfirio "Pepe" Lobo Sosa
Mantan Presiden Honduras Porfirio "Pepe" Lobo Sosa istimewa

WASHINGTON, JITUNEWS.COM - Pemerintah Amerika Serikat telah menjatuhkan sanksi terhadap mantan Presiden Honduras Porfirio "Pepe" Lobo Sosa, dan istrinya, Rosa Elena Bonilla Avila, sehingga kedua individu tersebut tidak diijinkan untuk melakukan perjalanan ke wilayah Amerika Serikat karena dinilai terlibat dalam sejumlah kasus korupsi saat ia masih menjabat. Hal itu disampaikan oleh Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken pada Selasa (20/7).

"Pemerintah Amerika Serikat sudah menganggap mantan Presiden Honduras Porfirio "Pepe" Lobo Sosa dan mantan ibu negara Rosa Elena Bonilla Avila terlibat dalam kasus korupsi besar-besaran," kata Blinken, dikutip Sputniknews.

Menurut Blinken, saat masih menjabat sebagai Presiden Honduras, Lobo sudah menerima sejumlah suap dari organisasi penyelundup narkotika Los Cachiros, sedangakan sang istri juga terlibat dalam sejumlah kasus korupsi seperti penggelapan dana dan penggunaan anggaran negara untuk kepentingan pribadinya.


PM Irak Minta Pasukan Tempur AS Angkat Kaki dari Wilayahnya

Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri AS juga sudah menyebut lebih dari 50 pejabat dan mantan pejabat Honduras yang diduga melakukan sejumlah kasus korupsi atau merusak demokrasi di negara Amerika Tengah tersebut.

 

Turki Ingin Ambil Alih Bandara Kabul di Afghanistan, Erdogan Minta Dukungan dari AS

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia