logo


Sindir Istilah PPKM Level 4, Komite Eksekutif KAMI: Kalau Makan Cabe Udah Bikin Mules

Siriana mengaku belum paham soal dasar penetapan status level 1-4 itu.

21 Juli 2021 11:58 WIB

Gde Siriana Yusuf
Gde Siriana Yusuf twitter.com/SirianaGde

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Komite Eksekutif Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Gde Siriana Yusuf merespons istilah baru yang dibuat pemerintah dalam penanganan Covid-19. Dia menyindir pengubahan nama PPKM Darurat menjadi ‘level’.

“Asyik ada istilah baru. PSBB, PSBB TERBATAS, PPKM, PPKM MIKRO, PPKM DARURAT, sekarang nambah PPKM LEVEL 4,” tulisnya di akun Twitter @SirianaGde, disitat Rabu (21/7).

Namun, Siriana mengaku belum paham soal dasar penetapan status level 1-4 itu.


Tak Lagi PPKM Darurat, Kini Pemerintah Pakai Istilah PPKM Level 4

“Tapi gak tau seperti apa derajat darurat dalam level 4, pakai range Level 1-10 atau 1-5? Gak tahu juga maknanya apa, Siaga-Awas-Waspada?” lanjutnya.

Siriana lantas menyamakan pelevelan PPKM seperti cabe. “Kalau makan cabe, level 4 udah bikin mules-mencret,” cetusnya.

Diketahui, pemerintah resmi menggunakan istilah PPKM Level 4 sebagai ganti PPKM Darurat. Pemerintah memperpanjang PPKM Darurat sampai dengan 25 Juli 2021.

PPKM Level 4 ini diterapkan di 122 kabupaten/kota di Jawa-Bali mulai 21-25 Juli 2021. Pelonggaran akan dilakukan bila kasus persebaran Covid-19 melandai pada 26 Juli 2021.

Cegah Fatalitas, PPKM Darurat Diminta Lebih Tegas dan Memberikan Sanksi Tanpa Pandang Bulu

Halaman: 
Penulis : Iskandar