logo


Akui Terpaksa Terapkan PPKM Darurat, Risma: Kalau Tidak, yang Terjadi Ada Anak Yatim

Risma pastikan pemerintah akan meringankan beban ekonomi masyarakat imbas PPKM Darurat

21 Juli 2021 06:30 WIB

Tri Rismaharini
Tri Rismaharini Ist

SURABAYA, JITUNEWS.COM - Menteri Sosial Tri Rismaharini mengatakan bahwa pemerintah terpaksa menerapkan PPKM Darurat karena pandemi Covid-19 semakin menyebar luas di Indonesia. Ia menyebut penyebaran Covid-19 yang semakin meluas berdampak pada kapasitas rumah sakit yang tidak mampu lagi menampung lasien.

"Pemerintah terpaksa melakukan PPKM ini karena kondisi Covid-19 semakin tidak terkendali," kata Risma di Surabaya, Selasa (20/7/2021).

Mantan Wali Kota Surabaya itu mengatakan apabila kebijakan PPKM Darurat tidak diterapkan maka akan berakibat panjang, seperti angka kematian yang terus melonjak hingga hilangnya pekerjaan bagi kepala keluarga.


Media Asing Sebut RI Episentrum Covid Dunia, Satgas: Pemerintah Akan Berupaya Keras Agar Kasus Melandai

"Risikonya sangat berat untuk siapa saja. Karena kalau sampai menimbulkan kematian maka kemudian yang terjadi ada anak yatim, ada kepala keluarga yang harus cari nafkah tidak ada," ujarnya.

"Impactnya panjang, jadi pemerintah terpaksa harus PPKM untuk bagaimana penekanan pandemi ini bisa segera diatasi," sambungnya.

Meski demikian, ia memastikan bahwa pemerintah akan meringankan beban ekonomi masyarakat imbas PPKM Darurat. Ia menyebut sejumlah bantuan sudah siap dikucurkan.

Bantuan tersebut meliputi Bantuan Sosial Tunai (BST) yang akan disalurkan ke 10 juta keluarga penerima manfaat dengan besaran masing-masing Rp 300 ribu. Kemudian Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) ata kartu sembako yang akan disalurkan ke 18,8 juta keluarga dengan besaran masing-masing Rp 200 ribu tiap bulannya. Terakhir yaitu Program Keluarga Harapan (PKH) yang akan dilanjutkan ke 10 juta keluarga yang jika dirinci per individu mencapai 33 juta jiwa.

Minta Kapolri Tindak Krematorium Nakal, Hotman Paris: Kasihan, Sudah Kematian Harus Nangis-nangis Bayar

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati