logo


Putin Tawari Joe Biden untuk Gunakan Negara Asia Tengah sebagai Pangkalan Militer AS

Meningkatnya pergerakan agresif militan Taliban pasca penarikan pasukan AS dari Afghanistan telah membuat pemerintah Rusia khawatir

18 Juli 2021 15:15 WIB

Joe Biden (kiri) dan Vladimir Putin (kanan)
Joe Biden (kiri) dan Vladimir Putin (kanan) istimewa

MOSKOW, JITUNEWS.COM - Media Rusia, surat kabar Kommersant, pada Sabtu (17/7), melaporkan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin pada Juni lalu sudah menawarkan kepada Presiden AS Joe Biden, untuk menggunakan wilayah Asia Tengah sebagai salah satu basis militer AS untuk mengumpulkan informasi dari Afghanistan seiring dengan pasukan AS yang akan keluar dari negara tersebut pada awal September mendatang.

Seperti diketahui, semakin banyak wilayah Afghanistan yang diambil alih oleh kelompok militan Taliban menyusul AS memutuskan untuk menarik keluar dari negara Asia Barat tersebut. Agresifnya pergerakan Taliban tersebut tentu saja membuat Rusia khawatir jika gelombang pengungsi Afghanistan yang masuk ke wilayah Asia Tengah tak terbendung dan merusak stabilitas di kawasan.

Dilansir dari Reuters, Kommersant juga melaporkan jika Putin pada 16 Juni lalu mengatakan kepada Joe Biden jika AS dan Rusia bisa berkoordinasi terkait Afghanistan dan menawarkan AS untuk menggunakan pangkalan militer Rusia di Tajikistan dan Kirgizstan.


Hanya Turis Asing yang Sudah Divaksin yang Diijinkan Masuk ke Perancis

Pada Kamis (15/7) kemarin, Penasihat Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat Elizabeth Sherwood-Randall mengatakan bahwa pihaknya akan terus meminta dukungan kuat dari negara-negara Asia Tengah maupun komunitas internasional dalam mengupayakan perdamaian Afghanistan.

"Kami akan terus mendukung negosiasi untuk mencapai solusi politik yang membawa perdamaian Afghanistan yang layak mereka dapatkan dan untuk membangun basis dukungan regional dan internasional yang kuat untuk masa depan Afghanistan," kata Sherwood-Randall

Pernyataan tersebut ia sampaikan dalam pertemuan C5+1 di ibukota Uzbekistan, Tashkent, dengan sejumlah delegasi dari lima negara Asia Tengah, diantaranya Kazakhstan, Kirgistan, Tajikistan, Turkmenistan, dan Uzbekistan.

"Kami akan terus memberikan bantuan keamanan kepada Pasukan Pertahanan Nasional Afghanistan, serta bantuan pembangunan dan kemanusiaan. Kami akan terus mengambil tindakan agresif terhadap kelompok teroris yang mengancam Amerika Serikat dan yang merusak keamanan sekutu dan mitra kami, termasuk negara anda," tambahnya.

 

AS Jatuhkan Sanksi bagi Pemerintah China soal Hong Kong, Beijing: Niatan Licik

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia