logo


Hanya Turis Asing yang Sudah Divaksin yang Diijinkan Masuk ke Perancis

Pemerintah Perancis mulai Sabtu (17/7) hanya akan mengijinkan masuk para pendatang dari luar negeri yang sudah menerima suntikan vaksin Covid-19

18 Juli 2021 14:30 WIB

pinterest

PARIS, JITUNEWS.COM - Perdana Menteri Perancis Jean Castex pada Sabtu (17/7) mengatakan bahwa pihaknya hanya mengijinkan para wisatawan asing yang sudah menerima suntikan vaksin Covid-19 untuk datang dan burkunjung ke negaranya. Kebijakan tersebut diberlakukan menyusul terjadinya peningkatan kasus infeksi Covid-19 di Perancis.

Presiden Emmanuel Macron sendiri sejauh ini terus meyakinkan penduduk Perancis untuk bersedia disuntik vaksin. Ia mengatakan bahwa vaksinasi adalah satu-satunya jalan untuk menghentikan situasi wabah yang sudah lebih dari satu tahun ini berdampak buruk terhadap perekonomian.

Sementara itu, semua orang yang belum menerima suntikan vaksin Covid-19 yang datang ke Perancis dari wilayah Inggris, Spanyol, Portugal, Siprus, Belanda dan Yunani mulai Minggu (18/7)harus melakukan pemeriksaan kesehatan dan teruji tidak terinfeksi Covid-19 maksimal 24 jam sebelum keberangkatan.


Tingkat Vaksinasi Tinggi, Jokowi: DKI dan Bali Agustus Masuk ke Herd Immunity

Pengumuman tersebut dilakukan usai pemerintah Inggris pada Jumat menyatakan akan tetap memberlakukan aturan karantina bagi para pendatang yang berasal dari Perancis.

Meski demikian, Castex menegaskan bahwa para pendatang dari luar negeri tersebut harus sudah divaksin dengan vaksin Covid-19 yang sudah mendapat ijin dari Pengawas Obat Eropa (EMA), diantaranya vaksin Pfizer, Moderna, dan AstraZeneca.

"Karena vaksin sangat efektif dalam melawan virus, dan khususnya varian Delta, aturan yang membebani para pelancong yang mendapat manfaat dari jadwal vaksinasi lengkap dengan vaksin yang diakui oleh European Medicines Agency (Pfizer, Moderna, AstraZeneca atau Janssen) akan diberlakukan mulai Sabtu, 17 Juli ini, terlepas dari negara asalnya," katanya.

 

Solo Jadi Salah Satu Kota dengan Capaian Vaksinasi Covid-19 Tertinggi di Indonesia

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia