logo


Evaluasi PPKM Darurat, Luhut: Penambahan Fasilitas RS Hanya Solusi Sementara

Menurutnya, solusi yang tepat untuk menghadapi virus corona terutama varian Delta adalah disiplin menjalankan protokol kesehatan

18 Juli 2021 05:30 WIB

Menko Maritim Luhut Pandjaitan menyampaikan pidatao dalam sesi pembukaan UN Ocean Conference, New York (5/6/2017) .
Menko Maritim Luhut Pandjaitan menyampaikan pidatao dalam sesi pembukaan UN Ocean Conference, New York (5/6/2017) . Maritim.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan bahwa pemerintah saat ini masih melakukan evalusia terhadap PPKM Darurat. Ia menyebut pengumuman terkait PPM Darurat yang akan diperpanjang atau tidak akan dilakukan 2-3 hari lagi.

"Saat ini kami sedang melakukan evaluasi terhadap apakah PPKM dengan jangka waktu dan apakah dibutuhkan perpanjangan lebih lanjut. Kami akan laporkan kepada bapak Presiden dari saya kira dalam 2-3 hari ke depan kita juga akan mengumumkan secara resmi," kata Luhut dalam konferensi pers, Sabtu (17/7/2021).

Koordinator PPKM Darurat itu mengatakan bahwa varian Delta tidak bisa dihadapi hanya dengan menambah fasilitas rumah sakit. Menurutnya, itu hanyalah solusi sementara.


Doakan Nakes Agar Selamat Hadapi Pandemi, Ibas: Lelahmu Jadi Lelahku Juga

"Kita tidak bisa menyelesaikan pandemi COVID-19 ini terutama menghadapi varian Delta ini hanya dengan menambah tempat tidur rumah sakit, dokter dan perawat, itu hanya sementara," ujarnya.

Menurutnya, solusi yang tepat untuk menghadapi virus corona terutama varian Delta adalah disiplin menjalankan protokol kesehatan. Selain itu, menggencarkan program vaksinasi agar herd immunity masyarakat cepat terbentuk.

"Meskipun kami terus bekerja keras menambah fasilitas Rumah Sakit itu hal ini hanyalah solusi sementara. Solusi permanen adalah menjalankan protokol kesehatan yang ketat dan mempercepat program vaksinasi yang presiden perintahkan berkali-kali dan mengecek berkali-kali mengenai ini agar tercipta herd immunity," ucapnya.

Puji Jokowi Setop Vaksin Berbayar, Firli: KPK Telah Ingatkan Potensi Korupsi

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati