logo


Pemerintah Disebut Kerja Dobel, Ngabalin: Tidak Hanya Covid, Tapi Juga Lawan Warga Negara Kelas Kambing

Ngabalin menyayangkan pihak-pihak yang memiliki ilmu pengetahuan tinggi namun menggunakan ilmunya untuk mempengaruhi masyarakat agar tidak percaya dengan pemerintah

17 Juli 2021 13:54 WIB

Staf Ahli Utama Kantor Staf Presiden, Ali Mochtar Ngabalin
Staf Ahli Utama Kantor Staf Presiden, Ali Mochtar Ngabalin Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin mengatakan bahwa pemerintah saat ini memiliki pekerjaan ganda. Selain bekerja melawan Covid-19, pemerintah, kata dia juga bekerja melawan pihhak-pihak yang berupaya memprovokasi masyarakat terkait pandemi Covid-19.

"Selain pemerintah itu betul-betul punya konsentrasi melawan COVID-19 ini dan varian baru, tapi kita juga punya kerja besar melawan itu, melawan manusia-manusia yang tidak punya perasaan tidak punya pri kemanusiaan yang hari-hari bekerja memprovokasi masyarakat," kata Ngabalin seperti dilansir detikcom, Sabtu (17/7/2021).

Ngabalin menyayangkan pihak-pihak yang memiliki ilmu pengetahuan tinggi namun menggunakan ilmunya untuk mempengaruhi masyarakat agar tidak percaya dengan pemerintah. Menurutnya, itulah manusia-manusia yang ia anggap sampah-sampah demokrasi.


Kritik Muhadjir Soal Bansos Covid Tak Mungkin Ditanggung Negara Sendiri, PKS: Buat Rakyat Tak Percaya

"Yang berita hoax begitu gencar-gencarnya pemerintah sedang bekerja keras tapi ada orang-orang yang punya ilmu, orang-orang terhormat, orang orang yang punya pengetahuan, tapi ilmu pengetahuannya itu dipakai membuat di ruang publik kemudian mempengaruhi massa untuk tidak percaya kepada pemerintah, ujung-ujungnya mendesak pemerintah dengan lockdown, ujung-ujungnya meminta presiden mundur," ujarnya.

"Ini manusia-manusia yang abang bilang manusia-manusia sampah demokrasi, sampah-sampah yang ada bertebaran di ruang publik jadi kita itu bekerja double, jadi kerja itu terasa capek tidak hanya melawan COVID tapi itu melawan manusia-manusia yang punya peradaban rendah, makanya abang bilang itu manusia warga negara kelas kambing," lanjut Ngabalin.

Ngabalin: Menko PMK Tidak Salah Bicara, Beliau Beri Arti Kiasan Keadaan Darurat

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati