logo


Presiden Jokowi Batalkan Vaksin Berbayar, Fadli Zon: Alhamdulillah Suara Rakyat Didengarkan

Penerapan vaksin berbayar dinilai tak etis di masa pandemi.

17 Juli 2021 07:57 WIB

Fadli Zon.
Fadli Zon. dpr.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Anggota DPR RI Fadli Zon turut bahagia kebijakan vaksin berbayar dibatalkan oleh pemerintah. Menurutnya, kali ini pemerintah mengambil langkah tepat karena penerapan vaksin berbayar dinilai tak etis di masa pandemi.

“Alhamdulillah suara rakyat didengarkan. Vaksin berbayar memang harus dibatalkan, tak etis dan inkonsisten,” tulisnya di akun Twitter @fadlizon, dikutip Sabtu (17/7).

Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra itu lantas menyarankan Presiden Joko Widodo mengambil komando penanganan Covid-19 supaya setiap menteri punya tanggung jawab.


Pemerintah Resmi Batalkan Vaksin Berbayar, Vaksin Gotong Royong Tetap Lewat Perusahaan

“Saran saya, Pak @jokowi segera ambil alih kendali komando penanganan Covid-19 langsung di bawah Presiden,” tandasnya.

Sebelumnya, Sekretaris Kabinet Pramono Anung memastikan bahwa Presiden Joko Widodo membatalkan vaksin berbayar atau vaksin Gotong Royong yang mulanya bakal disalurkan melalui Kimia Farma.

Pramono menjelaskan, pembatalan vaksin berbayar diputuskan Presiden Jokowi usai menerima masukan dari masyarakat.

“Presiden telah memberi arahan dengan tegas untuk vaksin berbayar yang rencananya disalurkan melalui Kimia Farma semua dibatalkan dan dicabut sehingga semua vaksin tetap dengan mekanisme yang digratiskan,” kata Pramono dalam keterangan pers melalui Youtube Sekretariat Presiden, Jumat (16/7).

Jokowi Batalkan Vaksin Berbayar, Kimia Farma Hanya Bisa Pasrah

Halaman: 
Penulis : Iskandar