logo


Golkar: Pembayaran Insentif Nakes Covid-19 Perlu Dijadikan Perhatian Ekstra Pemerintah

Dia menilai beban kerja yang ditanggung oleh nakes di masa pandemi Covid-19 ini amatlah berat.

16 Juli 2021 10:43 WIB

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Gde Sumarjaya Linggih
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Gde Sumarjaya Linggih Instagram

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Gde Sumarjaya Linggih memandang perlu perhatian lebih terkait pembayaran insentif kepada tenaga kesehatan (nakes) yang bekerja di garda terdepan penanganan pasien Covid-19.

Dia menilai beban kerja yang ditanggung oleh nakes di masa pandemi Covid-19 ini amatlah berat. Belum lagi para Nakes juga harus menanggung resiko terpapar covid baik pada diri mereka atau bagi keluarga yang berinteraksi dengan mereka di rumah.

“Keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi. Tanpa bermaksud mengesampingkan prosedur dan aturan main, seharusnya insentif untuk tenaga kesehatan bisa diprioritaskan. Bayarkan tepat waktu. Bahkan jumlahnya mesti ditingkatkan. Dan tentu ini tidak sebanding dengan pengorbanan dan resiko yang nakes hadapi,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima Jitunews.com, Jumat (16/7/2021).


Pemerintah Harus Lindungi Nakes Secara Fisik dan Mental

Politisi asal Bali ini juga mengingatkan agar pemerintah segera menyelesaikan tunggakan kepada sejumlah rumah sakit yang memberikan layanan kepada pasein Covid-19.

Dia berharap pemerintah segera memprioritaskan kedua hal ini. Nakes dan Rumah Sakit adalah dua hal yang sangat vital dalam penanganan pasien covid-19 pasalnya hal ini sangat menentukan dalam peningkatan angka kesembuhan.

Menurutnya, selain rendahnya tingkat penularan, tingginya angka kesembuhan adalah sebagai indikator keberhasilan kita dalam menghadapi pandemi covid-19.

Politisi senior Partai Golkar ini memandang, tantangan yang kita hadapi akibat pandemi covid-19 ini amatlah berat. Seluruh sektor kehidupan kita, lebih-lebih sektor ekonomi mengalami kemerosotan.

Oleh sebab itu, ia miminta seluruh elemen masyarakat berperan aktif dalam upaya keluar dari tantangan ini. Berikan kesempatan kepada pemerintah untuk bekekerja dan rakyat patuh terhadap apa yang sedang diprogramkan oleh pemerintah.

“Ibarat kapal yang mengalami kebocoran di tengah laut lepas, kerjasama seluruh nahkoda dan penumpang yang terpimpin menjadi kunci keberhasilan kita keluar dari ujian ini. Bila itu telah terjadi, niscaya kesehatan masyarakat akan pulih dan perekonomian akan bangkit kembali,” pungkasnya.

Kerjanya Tak Bisa Diukur dengan Materi, Gerindra Usul Nakes-Relawan Covid Diberi Penghargaan

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar