logo


Divonis 5 Tahun Bui, Edhy Prabowo Ngaku Sedih

Edhy masih mempertimbangkan bakal mengajukan banding atau tidak.

15 Juli 2021 20:19 WIB

Edhy Prabowo
Edhy Prabowo Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Eks Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo mengaku sedih divonis 5 tahun bui atas kasus suap ekspor benih lobster. Edhy menyebut dirinya akan memikirkan putusan tersebut dalam tujuh hari ke depan.

"Saya mau pikir-pikir, saya sedih hasil ini tidak sesuai dengan fakta persidangan,” kata Edhy setelah persidangan yang digelar virtual dari Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (15/7).

Meski begitu, anak buah Prabowo Subianto itu memastikan bakal menjalani proses hukum yang berlaku. Oleh karenanya, dia merasa perlu mempertimbangkan untuk mengajukan banding atau tidak.


Soal Korupsi Lahan Munjul, Wagub DKI Yakin Anies Tak Terlibat

“Inilah proses peradilan di kita, saya akan terus melakukan proses, tapi kasih saya waktu berpikir,” jelas Edhy.

Seperti diketahui, Edhy Prabowo dijatuhi hukuman 5 tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Edhy terbukti bersalah menerima suap Rp 25,7 miliar soal izin ekspor benih lobster.

Suap diberikan kepada Edhy guna mempercepat proses perizinan budidaya dan ekspor benur terhadap PT DPPP dan eksportir lainnya. Tak hanya bui, Edhy juga dikenai denda Rp400 juta subsider pidana penjara selama 6 bulan.

“Mengadili, menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi yang dilakukan secara bersama-sama,” ujar Hakim Ketua Albertus Usada dalam putusannya di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (15/7).

Edhy Prabowo Divonis 5 Tahun Penjara

Halaman: 
Penulis : Iskandar