logo


Soal Jubir Jokowi Pengganti Fadjroel Rachman, Fadli: Harus Orang yang Tenang

Fadjroel Rachman menjadi calon Duta Besar RI untuk Kazakhstan

15 Juli 2021 17:45 WIB

Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon.
Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon. Jitunews/Latiko Aldilla Dirga

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Fadjroel Rachman menjadi calon Duta Besar RI untuk Kazakhstan. Hal itu membuat kursi juru bicara Presiden Joko Widodo akan kosong.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon, mengungkapkan kriteria jubir baru untuk Jokowi. Fadli menyebut seorang jubir harus memiliki pengendalian diri yang tinggi.

"Orang yang menjadi jubir itu orang yang mempunyai pengendalian diri yang tinggi. Tidak mudah terpancing, tidak mudah emosional. Tidak mudah diprovokasi dan selalu memilih dengan bahasa, diksi yang terkontrol," kata Fadli, Kamis (15/7).


Fadli: Pernyataan Menteri Sosial Menyiratkan Seolah Papua Jadi Tempat Hukuman ASN

Menurutnya, jubir harus paham dengan apa yang disampaikan oleh presiden. Fadli menyebut seorang jubir juga tidak boleh mencampurkan opini pribadi dalam menyampaikan informasi dari presiden.

"Sebaiknya jubir itu orang yang memang memahami betul apa yang disampaikan oleh presiden atau pun pemerintah, dan jubir itu harus orang yang tenang," ujarnya.

"Namanya jubir ya jadi mengedepankan hasil-hasil yang memang harus disampaikan dan tidak campur dengan opini pribadi atau pandangan pribadi," imbuh Fadli.

Menurutnya, jangan sampai jubir presiden melakukan kesalahan yang bisa menimbulkan kegaduhan.

"Semaksimal mungkin tak boleh melakukan kesalahan, apalagi dengan diksi-diksi yang dianggap menimbulkan kegaduhan polemik dan sebagainya," katanya.

Fadli menilai jubir presiden sebelumnya sering melakukan kesalahan.

"Kalau kita lihat belakangan ini dari pemerintahan Pak Jokowi, jubir-jubir itu sering kali offside. Menurut saya karena ada masuk emosi pribadi, ada masuk pendapat pribadi dan bahkan kadang-kadang menimbulkan polemik yang tidak perlu," pungkasnya.

Tanggapi Ucapan Menkes Soal Vaksin Berbayar, Fadli: Namanya Bisnis Covid

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata