logo


dr Lois Tak Jadi Ditahan Terkait Kasus Hoax Corona, Polisi Pertimbangkan Hal Ini

dr Lois disebut tidak akan mengulangi perbuatannya dan tidak akan menghilangkan barang bukti

13 Juli 2021 11:33 WIB

dr Lois
dr Lois Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Slamet Uliandi mengatakan bahwa dr Lois tidak dilakukan penahanan terkait kasus dugaan hoax corona. Ia menyebut ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan sehingga dr Lois tidak ditahan.

Brigjen Slamet mengatakan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan, dr Lois disebut tidak akan melarikan diri. Selain itu dr Lois disebut tidak akan mengulangi perbuatannya dan tidak akan menghilangkan barang bukti.

"Oleh karena itu saya memutuskan untuk tidak menahan yang bersangkutan, hal ini juga sesuai dengan konsep Polri menuju presisi yang berkeadilan," kata Brigjen Slamet seperti dilansir detikcom, Selasa (13/7/2021).


Relawan Bersatu Siap Melawan Covid-19

Sebelumnya, dr Lois sudah ditetapkan sebagai tesangka kasus dugaan hoax corona. Ia terancam penjara maksimal 10 tahun.

"(dr Lois ditetapkan sebagai tersangka) tindak pidana menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) dan/atau tindak pidana menyiarkan berita atau pemberitahuan bohong dengan sengaja menerbitkan keonaran di kalangan rakyat," kata Kabareskrim Komjen Agus Andrianto, Senin (12/7/2021).

 

Postingan dr Lois Gegerkan Netizen, Sebut Nagita Slavina Akan Jadi Janda Kembang

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati