logo


Iran Akui Kirim Kapal Perang ke Atlantik Hanya untuk Bikin AS Kesal

Komandan Angkatan Laut Iran mengatakan bahwa langkah mengirim kapal perang Iran ke Atlantik adalah untuk memberikan pesan yang jelas kepada Amerika Serikat bahwa Iran mampu hadir dan beroperasi di wilayah Samudera tersebut.

12 Juli 2021 11:00 WIB

Sebuah helikopter mendarat di kapal perang Iran
Sebuah helikopter mendarat di kapal perang Iran Sputniknews

TEHERAN, JITUNEWS.COM - Angkatan Laut Iran akan menerima pengiriman beberapa kapal perang baru, termasuk hovercraft peluncur rudal yang dikembangkan di dalam negeri, sebelum akhir tahun ini. Hal itu disampaikan oleh komandan Angkatan Laut Iran, Laksamana Hossein Khanzadi.

“Saya telah mengikuti rencana pembangunan hovercraft ini selangkah demi selangkah dan Kementerian Pertahanan telah berjanji untuk mengirimkan kapal ini – yang dilengkapi dengan rudal, ke Angkatan Laut pada bulan Desember,” kata Khanzadi dalam pidato yang disiarkan televisi pada hari Sabtu, dikutip Sputniknews.

Sang Komandan menambahkan bahwa kapal lain, termasuk Damavand, kapal perusak kelas Moudge, dan Konarak, kapal perang baru dari kelas yang tidak ditentukan, akan bergabung dengan armada pada musim gugur.


Nord Stream 2 Bakal Selesai Akhir Agustus Mendatang

Khanzadi lebih lanjut menunjukkan bahwa sebuah kapal intelijen jarak jauh yang tidak disebutkan namanya akan mulai beroperasi dalam waktu dekat untuk melengkapi kemampuan armada pelayaran laut Iran yang masih baru, dan mengatakan bahwa sebuah perusahaan Iran baru-baru ini telah merancang dan membangun mesin diesel baru untuk Angkatan Laut, dimana dapat memperluas daya jelajah kapal perang Iran.

Mengomentari pengerahan armada dua kapal perang pertama Iran di Samudra Atlantik musim semi ini, komandan itu mengatakan bahwa pengerahan itu “mengirim pesan khusus” tentang dukungan Iran untuk dunia yang tertindas oleh Amerika Serikat.

“Tentu saja, sebagian dari kehadiran itu adalah karena Amerika mengatakan Iran tidak dapat hadir di Atlantik,” katanya.

“Amerika Serikat khawatir bahwa hari ini, untuk pertama kalinya dalam sejarah Iran, gerbang Atlantik telah dibuka untuk kita,” tambahnya.

“Amerika telah mendirikan pangkalan di sekitar kita selama bertahun-tahun, dan hari ini mereka ketakutan ketika kita berada 5.000 km jauhnya. Ketakutan ini karena kehadiran Iran mematahkan hegemoni Amerika Serikat,” pungkasnya.

Juru Bicara Pentagon Khawatir dengan Cepatnya Taliban Menguasai Wilayah Afghanistan

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia