logo


Minta Warga Tak Panik saat PPKM Darurat, Bobby Nasution: Hanya Pengetatan Saja

Tempat perbelanjaan masih diizinkan buka hingga pukul 20.00 WIB.

12 Juli 2021 04:00 WIB

Bobby Nasution
Bobby Nasution Ist

MEDAN, JITUNEWS.COM - Wali Kota Medan Bobby Nasution mewanti-wanti masyarakat agar tidak memborong barang tertentu atau panic buying menjelang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat pada 12-20 Juli 2021.

"Saya imbau kepada masyarakat tolong jangan panik. Ini hanya dilakukan pengetatan saja agar tidak terjadi kerumunan mobilitas," ujar Bobby Nasution, dikutip dari cnnindonesia.com, Senin (12/7).

Meski mal ditutup sementara, kata Bobby, tempat perbelanjaan kebutuhan pokok, pasar tradisional, maupun swalayan masih diizinkan buka hingga pukul 20.00 WIB.


Sebut Mobilitas Warga Masih Tinggi Selama PPKM Darurat, Moeldoko: Poinnya Kesadaran!

"Hotel juga masih boleh buka dengan kapasitas 50% persen. Sektor kritikal masih bisa 100% WFO (Work From office), esensial 50% WFO dan 50% WFH (WFH) dan non-esensial diberlakukan 100% WFH," jelasnya.

Bobby mengatakan PPKM Darurat juga berdampak pada kalangan pekerja. Oleh karenanya, ia meminta Dinas Sosial untuk mendata warga yang terkena imbas kebijakan tersebut.

"Saya minta kepada Dinas Sosial untuk segera mendata siapa-siapa saja warga yang terkena dampak PPKM Darurat dan berkoordinasi dengan pemegang wilayah masing-masing se-Kota Medan," ujarnya.

Seperti diketahui, PPKM Darurat di Kota Medan diberlakukan untuk menindaklanjuti Instruksi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Jumat (9/7).

Kota Medan menjadi salah satu dari 15 kabupaten/kota di luar Pulau Jawa dan Bali untuk menerapkan PPKM Darurat.

Temukan 100 Persen Pegawai Pabrik WFO, Ridwan Kamil: Akan Ditindak Sesuai Hukum!

Halaman: 
Penulis : Iskandar