logo


Sebut Wajar Negara Lain Bersahabat dengan RI untuk Cari Keuntungan, Prabowo Subianto: Kita Tidak Boleh Naif

Prabowo tidak menampik bahwa suatu negara akan bekerja sama dengan Indonesia untuk mengambil kekayaan yang ada di wilayah Nusantara

10 Juli 2021 06:30 WIB

Prabowo Subianto
Prabowo Subianto Instagram

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengatakan bahwa dalam berhubungan antar negara tidak ada yang namanya kawan dan lawan. Namun, kata dia, yang ada hanya kepentingan untuk negaranya masing-masing.

"Tidak ada kawan abadi dan lawan abadi, yang ada hanya kepentingan abadi," kata Prabowo saat menjadi pembicara kunci dalam webinar Pertahanan yang digelar Universitas Padjadjaran, Jumat (9/7/2021).

Begitu juga dengan persaingan antar bangsa, menurutnya bukan berdasarkan suka dan tidak suka. Oleh karena itu, ia menilai wajar apabila ada negara-negara yang terlihat bermusuhan namun tetap bekerja sama dalam bidang lainnya.


Rachmawati Wafat Positif Covid-19, Jubir Menhan: Beliau Teman Diskusi Prabowo

"Dalam persaingan antarbangsa tidak ada like and dislike, tidak ada kawan abadi dan lawan abadi yang ada hanya kepentingan abadi," ujarnya.

Prabowo pun tidak menampik bahwa suatu negara akan bekerja sama dengan Indonesia untuk mengambil kekayaan yang ada di wilayah Nusantara. Begitu juga sebaliknya, apabila tidak bisa mengambil keuntungan dari Indonesia maka negara tersebut akan menarik diri.

"Kalau bersahabat dengan kita, dia bersahabat karena memang dia harus bersahabat atau perlu, tapi kalau bisa dia menarik keuntungan dari kerusakan kita. Kalau dia bisa menarik keuntungan dari penderitaan, kalau dia bisa mengambil kekayaan kita, dia akan ambil. Jadi kita tidak boleh naif," lanjutnya.

 

Sebut Calon Panglima TNI Harus Punya Chemistry dengan Prabowo, Eks Sekretaris Kabinet: Bukan Ngegas Modernisasi Alutsista, Tapi...

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati