logo


Tekanan Maksimum AS terhadap Teheran Gagal, Iran dan India Bakal Kembali Tingkatkan Kerja Sama Bilateral

Presiden Iran terpilih mengatakan bahwa dirinya berharap dapat meningkatkan hubungan kerja sama bilateral dengan India di sejumlah sektor, termasuk ekonomi dan keamanan.

9 Juli 2021 19:00 WIB

Presiden Iran Ebrahim Raisi
Presiden Iran Ebrahim Raisi Al Jazeera

TEHERAN, JITUNEWS.COM - Presiden terpilih Iran Ebrahim Raisi telah mengatakan kepada Menteri Luar Negeri India Subramaniam Jaishankar bahwa "interaksi ekonomi yang luas" antara New Delhi dan Teheran serta "keamanan kolektif" dengan partisipasi kekuatan regional adalah prioritas utama dalam hubungan bilateral kedua negara, Press TV melaporkan.

Jaishankar bertemu dengan presiden baru Iran saat berkunjung ke Teheran pada Rabu (7/7).

Raisi, yang memenangkan pemilihan presiden Iran 18 Juni lalu juga mengatakan kepada menteri luar negeri India tersebut bahwa hubungan "stabil dan langgeng" antara kedua negara Asia harus sesuai dengan "kepentingan kedua negara".


Minimalisir Resiko Covid-19, Olimpiade Tokyo Akhirnya Digelar Tanpa Penonton

Meski India dan Iran secara tradisional memiliki hubungan sosial dan energi yang erat, namun keputusan sepihak mantan Presiden AS Donald Trump untuk menarik Washington keluar dari Rencana Aksi Komprehensif Gabungan (JCPOA) pada tahun 2018 dan menjatuhkan sanksi ekonomi terhadap Teheran ternyata telah membuat kerja sama perekonomian antara New Delhi dengan Teheran menurun.

Dalam pertemuan dengan Jaishankar, Raisi megatakan bahwa kebijakan "tekanan maksimum" Amerika terhadap Teheran telah gagal.

Mengenai kerja sama keamanan dengan New Delhi, Raisi menyatakan harapan bahwa Delhi dan Teheran dapat bekerja sama untuk menyelesaikan berbagai tantangan, termasuk situasi keamanan di Afghanistan dengan latar belakang penarikan pasukan Amerika dari wilayah tersebut.

Menteri luar negeri India meminta Iran dan negara-negara lain untuk bekerja sama menjaga perdamaian di Afghanistan yang dilanda perang.

Menanggapi pertanyaan dari Sputnik tentang kunjungan Jaishankar ke Iran, Kementerian Luar Negeri India mengatakan bahwa baik Raisi dan FM India "menyatakan keprihatinan" atas situasi keamanan di Afghanistan selama pertemuan tersebut.

"Kedua belah pihak juga membahas inisiatif konektivitas bersama di kawasan itu, termasuk Koridor Transportasi Internasional Utara Selatan dan Pelabuhan Chabahar," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri India Arindam Bagchi.

"Mengenai JCPOA, kami selalu mempertahankan bahwa masalah yang timbul dari itu harus diselesaikan secara damai dan melalui diplomasi yang konstruktif," pejabat India itu menambahkan.

Moskow Minta Negara Barat Tak Intervensi Pemilu Rusia

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia