logo


Moskow Minta Negara Barat Tak Intervensi Pemilu Rusia

Menteri Luar Negeri Rusia mengatakan bahwa negara barat akan berupaya ikut campur dalam proses pemilu di Rusia pada tahun ini.

9 Juli 2021 18:44 WIB

Sergey Lavrov
Sergey Lavrov Tass

MOSKOW, JITUNEWS.COM - Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan bahwa negara asing akan "menyesal" jika mereka nekat mengupayakan intervensi dalam pemilu parlemen negaranya.

Dengan Moskow dituduh ikut campur dalam pemilu di Amerika Serikat (AS) dan di tempat lain, komentar Lavrov menunjukkan bahwa Kremlin akan menyalahkan negara-negara Barat jika terjadi aksi protes ditengah proses pemungutan suara pada bulan September mendatang.

"Kita akan melihat upaya baru untuk mengguncang, mengacaukan situasi, untuk memprovokasi protes, lebih disukai protes kekerasan, seperti Barat biasa melakukannya," ujarnya.


Arab Saudi Khawatir Peningkatan Aktivitas Nuklir Iran Mengancam Keamanan Kawasan

"Kampanye untuk tidak mengakui pemilihan kami mungkin akan menyusul," katanya saat memberikan kuliah di Universitas Federal Timur Jauh Rusia di Vladivostok menurut kantor berita Tass, Jumat (9/7).

"Rencana seperti itu memang ada dan kami tahu tentang itu," imbuhnya.

Lavrov sebelumnya mengecam sanksi Barat, dan beroperasinya kapal perang NATO di dekat Crimea sebagai salah satu instrumen yang digunakan oleh negara barat dalam mempengaruhi kebijakan baik dalam dan luar negeri Rusia.

 

Minimalisir Resiko Covid-19, Olimpiade Tokyo Akhirnya Digelar Tanpa Penonton

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia