logo


Sebut Ada Kasus Besar Usai Amankan Nia Ramadhani-Ardi Bakrie, Polisi: Setelah Ini Kami Ekspose

Polisi akan terus mengusut kasus narkoba, meskipun tengah pandemi Covid-19

9 Juli 2021 06:30 WIB

Ilustrasi Narkoba
Ilustrasi Narkoba Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Hengki Haryadi menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengusut kasus narkoba, meskipun tengah pandemi Covid-19. Hal tersebut, ia sampaikan saat konferensi pers atas kasus dugaan penyalahgunaan narkoba oleh pasangan selebriti Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie, Kamis (8/7/2021).

"Kepolisian pada saat ini kita berkonsentrasi terhadap penanganan Covid, operasi kemanusiaan, bencana nasional, pandemi glbal. Jadi fokus pada pelayanan masyarakat, namun perlu dipahami juga kami tidak lengah terhadap kejahatan narkotika ini," kata Hengki.

Hengky lantas meninggung kasus narkoba yang lebih besar daripada kasus yang menimpa Nia Ramahani dan Ardi Bakrie. Ia menyebut akan mengungkap kasus sabu 400 kilogram dan 1,1 ton yang diungkap bersama Satgas Polda Metro Jaya. Ia menegaskan bahwa tidak ada tolerir sedikitpun kepada bandar narkoba.


Nia Ramadhani & Ardi Bakrie Terciduk Polisi karena Narkoba, Melanie Subono Bilang Begini

"Ada satu kasus lagi yang akan kami ekspose yang barbuknya cukup besar, setelah ini kami ekspose.

Diketahui, polisi telah menetapkan Nia Ramadhani, Ardi Bakrie, dan sopir berinisial ZN sebagai tersangka kasus penyalahgunaan narkoba. Berdasarkan tes urine, ketiganya dinyatakan positif sabu.

Polisi pun telah mengamankan sabu 0,78 gram dan bong. Sabu tersebut diketahui dibeli dengan harga Rp 1,5 juta per satu klip. Hingga saat ini polisi masih mengejar pemasok sabu ke Nia Ramadhani.

"Harga per satu klip itu Rp 1,5 juta," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Yusri Yunus.

 

Berbaju Tahanan, Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Dibawa Keluar Polres Jakpus: Untuk Apa?

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati