logo


Bank Dunia Nyatakan Siap Bantu Pulihkan Situasi Krisis Haiti pasca Terbunuhnya Sang Presiden

Bank Dunia menyampaikan belasungkawa mereka atas terbunuhnya presiden Haiti Jovenel Moise dalam sebuah serangan di kediaman pribadinya, dan menyatakan siap untuk membantu memulihkan situasi krisis di negara tersebut

8 Juli 2021 19:48 WIB

istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Bank Dunia telah menyatakan kesiapannya untuk terus mendukung Haiti pasca aksi pembunuhan Presiden Jovenel Moise, yang memperburuk situasi krisis sosial-ekonomi dan politik negara Karibia itu.

"Grup Bank Dunia menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga Presiden Jovenel Moise, Pemerintah dan rakyat Haiti. Kami mengutuk serangan kekerasan yang merenggut nyawa Presiden Moise. Kami tetap berkomitmen kuat untuk mendukung negara yang berupaya meningkatkan kehidupan orang-orangnya," demikian pernyataan Bank Dunia, dikutip Sputniknews.

Pada Rabu (7/7), tersiar kabar bahwa Moise dibunuh oleh sekelompok pria bersenjata tak dikenal di kediaman pribadinya di ibu kota Port-au-Prince. Istrinya, Martine, juga mengalami luka tembak dan dirawat di rumah sakit di Miami, Amerika Serikat. Pada hari yang sama, pihak berwenang mengumumkan darurat militer selama 15 hari.


Penarikan Pasukan adalah Bukti Kegagalan Misi AS di Afghanistan

Haiti, salah satu negara termiskin di dunia, telah jatuh ke dalam protes massal sejak 2018 lalu atas rangkaian krisis sosial, politik dan konstitusional. Para pengunjuk rasa menyalahkan Moise, yang berkuasa pada 2017, atas pembunuhan yang ditargetkan, tindak korupsi yang meluas, dan keruntuhan ekonomi.

Oposisi Haiti juga sudah mendesak Moise untuk segera meninggalkan jabatannya pada bulan Februari lalu, usai dianggap tidak dapat melakukan tugas profesionalnya, tetapi dia menolak dan bersikeras untuk menjabat selama satu tahun lagi untuk menyelesaikan mandat lima tahun penuh.

Dekati Wilayah Rusia di Laut Hitam, Pesawat Pembom AS Dihadang Dua Unit Jet Sukhoi

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia