logo


Sebut Calon Panglima TNI Harus Punya Chemistry dengan Prabowo, Eks Sekretaris Kabinet: Bukan Ngegas Modernisasi Alutsista, Tapi...

Andi menilai bahwa panglima TNI harus bisa memperhitungkan kebutuhan modernisasi alutsista dengan keadaan ekonomi yang seret saat pandemi Covid-19.

8 Juli 2021 08:00 WIB

Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto
Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto Doc Jitunews

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Mantan Sekteraris Kabinet, Andi Widjajanto mengatakan bahwa calon Panglima TNI yang hendak menggantikan Marsekal Hadi Tjahjanto harus memiliki chemistry atau kedekatan dengan Menhan Prabowo Subianto. Menurutnya, panglima TNI harus bisa bekerjasama dengan Kemenhan dalam rangka mengawal modernisasi pertahanan.

"Harus lihat chemistry antara tiga kepala staf itu dengan Menhan. Sehingga bisa mengawasi modernisasi pertahanan ke depan," kata Andi dalam diskusi virtual yang digelar HMI, Rabu (7/7/2021).

Andi menilai bahwa panglima TNI harus bisa memperhitungkan kebutuhan modernisasi alutsista dengan keadaan ekonomi yang seret saat pandemi Covid-19.


Prabowo Disebut Menang Pilpres Jika Berpasangan dengan Anies, Voxpol: Bila dengan Puan Hanya 1,4 Persen

"Yang dibutuhkan itu bukan ngegas modernisasi tapi bagaimana cara perimbangan antara kebutuhan saat ekonomi tidak ideal untuk melakukan modernisasi," ujarnya.

Diketahui, tiga perwira tinggi yang berpeluang manjadi Panglima TNI menggantikan Marsekal Hadi Tjahjanto yaitu KSAD Jenderal Andika Perkasa, KSAL Laksmana Yudo Margono, dan KSAU Marsekal Fadjar Prasetyo.

Efektivitas Ganjar Pranowo Paling Unggul, Sulindo: Prabowo Sudah Optimal, Tidak Mungkin Ada Pergerakan Maksimal

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati