logo


Luhut Minta Masyarakat Tak Persoalkan TKA China, Fadli Zon: Contoh Arogansi Kekuasaan

Pemerintah saat ini begitu tegas terhadap masyarakat agar PPKM Darurat bisa berjalan maksimal.

7 Juli 2021 21:19 WIB

Fadli Zon.
Fadli Zon. dpr.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon, heran Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan meminta publik tak mempersoalkan masuknya TKA asal China saat penerapan PPKM Darurat.

Fadli Zon menilai sikap Luhut merupakan bentuk arogansi kekuasaan. Sedangkan, pemerintah saat ini begitu tegas terhadap masyarakat agar PPKM Darurat bisa berjalan maksimal.

“Soal pernyataan jangan permasalahkan TKA asing, inilah contoh arogansi kekuasaan yang dipertontonkan di tengah kedaruratan,” tulisnya di akun Twitter @fadlizon, dikutip Rabu (7/7).


Sentil Luhut yang Ancam Razia Obat dalam Waktu 3 Hari, Susi Pudjiastusi: Ya Diumpetinlah

Anggota DPR RI itu menilai publik hanya meminta pemerintah untuk adil dalam melaksanakan PPKM Darurat.

“Mobilitas rakyat dibatasi ketat bahkan dengan kendaraan militer, TKA dari China masih bisa melenggang,” tandasnya.

Sebelumnya, Koordinator PPKM Darurat, Luhut Pandjaitan menjelaskan, tenaga asing boleh masuk Indonesia asalkan memenuhi sejumlah persyaratan. Di antaranya, sudah mengikuti vaksinasi Covid-19, tes PCR, dan karantina selama delapan hari.

“Setelah (karantina) itu, di PCR lagi baru bisa keluar. Jadi prosedur ini kami lakukan dan berlaku di mana-mana di dunia. Hanya saja ada yang (karantina) delapan hari, ada yang 14 hari, ada yang 21 hari. Tergantung negaranya,” kata Luhut dalam konferensi pers virtual, Selasa (6/7).

Setelah 2024, Luhut Tak Mau Jabat Menteri Lagi

Halaman: 
Penulis : Iskandar