logo


Anies Sidak Perusahaan Sektor Esensial, Denny Siregar: Sekalinya Pengin Kelihatan Kerja Malah Salah Kamar

Denny menyarankan Anies untuk sering turun ke lapangan biar tahu pokok masalahnya.

7 Juli 2021 14:19 WIB

Denny Siregar
Denny Siregar istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Pegiat media sosial Denny Siregar menyoroti sidak Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di perusahaan yang tetap beroperasi di masa PPKM Darurat. Salah satunya perusahaan asuransi, Equity Life Indonesia.

Denny menyebut Anies salah sasaran karena Equity Life Indonesia—salah satu perusahaan yang disidak—termasuk sektor esensial. Oleh karenanya, ia menyarankan Anies untuk sering turun ke lapangan agar mengetahui inti persoalan.

“Haha Anies, Anies. Sekalinya pengen keliatan kerja, eh salah kamar. Makanya, sering turun ke lapangan biar tahu pokok masalahnya. Masak perusahaan asuransi kok disuruh bubar?? Malu, kan?,” cuitnya di akun Twitter @DennySiregar7, dikutip Rabu (7/7).


Anies Sidak Kantor yang Buka Saat PPKM Darurat, PDIP: Tidak Cukup Dimarahi, Tapi...

Denny mengaku kasihan terhadap Anies karena tak piawai berkampanye. Namun, menurut dia, Anies justru senang dikelilingi orang yang tak kompeten.

“Sebenarnya gua kasian ma @aniesbaswedan. Pengen sih gua bantuin dia bagaimana cara kampanye yang benar,” lanjutnya.

“Cuman ya itu, dia senang dikelilingi para penjilat. Hasilnya ya gitu, sekalinya sidak eh salah kamar Wajah tersenyum dengan mulut terbuka dan mata bahagia. Nies, anies.. gada lu gak rame,” tandas Denny.

Sebelumnya, PT Equity Life Indonesia buka suara atas sidak yang dilakukan Anies Baswedan. Pihak Equity Life Indonesia menegaskan jika perusahaan mereka masuk sektor esensial.

"Dalam masa pandemi ini PT Equity Life Indonesia tetap memiliki semangat dan komitmen yang kuat untuk selalu melayani dan melindungi nasabah kami melalui penyediaan layanan produk, klaim, baik asuransi maupun kesehatan," tulis PT Equity Life Indonesia melalui akun Instagramnya.

"PT Equity Life Indonesia beserta kantor-kantor pemasarannya merupakan perusahaan asuransi jiwa yang termasuk dalam sektor usaha esensial berdasarkan ketentuan instruksi Mendagri No 15 Tahun 2021 perihal PPKM Darurat Jawa dan Bali dan Kepgub Jakarta 875 Tahun 2021," lanjut pernyataan tersebut.

Politikus PAN: PPKM Darurat Belum Menunjukkan Hasil yang Signifikan

Halaman: 
Penulis : Iskandar