logo


Minta Polri Patroli Gudang Obat, Luhut: Kamis Tak Boleh Terjadi Kelangkaan!

Luhut mengatakan bahwa banyak produsen obat yang mencari keuntungan di tengah penderitaan masyarakat

6 Juli 2021 06:30 WIB

Luhut Panjaitan
Luhut Panjaitan BeritaCAS

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meminta kepada aparat kepolisian agar merazia gudang obat Covid-19 di Indonesia. Ia mengaku mendapat laporan bahwa terjadi kelangkaan obat karena permainan produsen obat yang tidak bertanggung jawab.

"Saya minta Kapolri dalam hal ini ada Polda untuk melakukan patroli terhadap gudang-gudang obat yang sudah kita punya datanya. Paling lambat saya ulangi hari Rabu, Kamis Tidak boleh terjadi kelangkaan (obat)," kata Luhut dalam konferensi virtualnya, Senin (5/7/2021).

Selain kelangkaan obat di pasaran, Luhut mengatakan bahwa banyak produsen obat yang mencari keuntungaan di tengah penderitaan masyarakat. Mereka disebut menaikkan harga obat dari harga eceraran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Padahal, kata Luhut, produsen obat tersebut sudah mendapat keuntungan dari HET itu.


Minta 20 TKA China Dideportasi, Bamsoet: PPKM Darurat Akan Sia-sia

"Saya ingin mengimbau 1,5 tahun sudah mengambil untung banyak masa sekarang ini masih terus begini. Peraturan harga eceran tertinggi obat-obatan untuk penanganan pandemi COVID-19 ini telah dibuat, dan itu sudah dihitung dengan cermat, pasti perusahaan tidak dirugikan," tuturnya.

"Tapi jangan juga mengambil keuntungan dari kesulitan masyarakat, saya melihat misalnya Ivermectin itu sampai dihargai beberapa puluh ribu, padahal sebenarnya harganya di bawah Rp 10 ribu sudah ada marginnya, jadi saya minta semuanya agar masuk akal, dan keuntungan diterima oleh produsen dan distributor tersebut," lanjutnya.

Kedatangan TKA China Saat PPKM Darurat Tuai Kritik, Kemenhub Bela: Mereka Penuhi Syarat Keimigrasian

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati