logo


PPKM Darurat, Malam Takbiran Idul Adha Boleh Dilakukan di Masjid, Asalkan...

Malam takbiran boleh dilaksanakan di zona hijau dan kuning, beserta sejumlah persyaratan lainnya.

3 Juli 2021 04:46 WIB

Yaqut Cholil Qoumas
Yaqut Cholil Qoumas Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Kementerian Agama menerbitkan dua surat edaran untuk menindaklanjuti kebijakan PPKM Darurat yang dijalankan pada 3-20 Juli 2021.

Pertama, Surat Edaran Menteri Agama Nomor 16 tahun 2021 tentang Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Malam Takbiran, Salat Idul Adha, dan Pelaksanaan Kurban Tahun 1442 H/2021 M di Luar Wilayah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Kedua, edaran SE 17/2021 tentang Peniadaan Sementara Peribadatan di Tempat Ibadah, Malam Takbiran, Salat Idul Adha, dan Petunjuk Teknis Pelaksanaan Kurban Tahun 1442 H/2021 M di Wilayah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.


PPKM Darurat Resmi Diberlakukan, Gerindra: Rakyat Harus Tetap Diberi Bansos

“Jadi, saat kebijakan diberlakukan, kegiatan peribadatan di wilayah yang menerapkan PPKM Darurat, dilakukan di rumah masing-masing,” kata Menag Yaqut Cholil Qoumas di Jakarta, Jumat (2/7).

Saat PPKM Darurat diberlakukan, kegiatan di rumah ibadah yang dikelola masyarakat, pemerintah, maupun perusahaan, ditiadakan sementara. Peribadatan itu bisa dilakukan di rumah masing-masing.

Malam takbiran boleh dilaksanakan di masjid dan musala, khusus zona hijau dan kuning. Selain itu, jamaah yang hadir adalah 18-59 tahun serta dalam kondisi sehat.

Sejumlah fasilitas wajib disediakan oleh pihak masjid atau musala yang menyelenggarakan malam takbiran. Di antaranya alat pengukur suhu tubuh, hand sanitizer, sarana mencuci tangan menggunakan sabun dengan air mengalir dan masker medis.

Lebih lanjut, pelaksanaan malam takbiran hanya bisa diikuti oleh jamaah masjid dan musala yang merupakan warga setempat dengan ketentuan maksimal 10 persen dari kapasitas ruangan. Untuk takbir keliling, seperti arak-arakan berjalan kaki maupun dengan kendaraan tidak diperbolehkan.

“Pelaksanaan malam takbiran di masjid/musala paling lama 1 jam dan harus diakhiri maksimal pukul 22.00 waktu setempat. Jamaah yang mengikuti takbiran wajib pulang ke rumah/kediaman masing-masing seusai penyelenggaraan malam takbiran,” tulis SE tersebut.

PDIP Minta Jokowi Pecat Kepala Daerah yang Tak Jalankan PPKM Darurat

Halaman: 
Penulis : Iskandar