logo


Mal Ditutup Saat PPKM Darurat, Inmendagri Beberkan Ada Akses ke Suparmarket dan Resto

Inmendagri PPKM Darurat menjelaskan bahwa industri pemenuhan kebutuhan pokok tetap diperbolehkan beroperasi

2 Juli 2021 14:09 WIB

jpnn.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pemerintah telah resmi menetapkan PPKM Darurat di provinsi-provinsi Jawa dan Bali pada tanggal 3-20 Juli 2021. Selama PPKM darurat, seluruh mal hingga pusat perdagangan ditutup.

Namun, dijelaskan dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) PPKM Darurat yang diterbitkan oleh Mendagri Tito Karnavian bahwa harus ada akses yang diberikan untuk menuju ke supermarket dan restoran.

"Kegiatan pada pusat perbelanjaan/mall/pusat perdagangan ditutup sementara kecuali akses untuk restoran, supermarket, dan pasar swalayan dapat diperbolehkan dengan memperhatikan ketentuan pada diktum KETIGA poin c.3 dan d," demikian kutipan aturan yang tertuang diktum ketiga poin e Instruksi Mendagri Nomor 15 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali.


Cegah Penyebaran Corona! Ini Cara Pakai dan Buang Masker yang Benar

Dalam Inmendagri tersebut dijelaskan bahwa industri pemenuhan kebutuhan pokok tetap diperbolehkan beroperasi. Namun dengan kapasiatas pengunjung maksimal 50 persen dengan jam perasional yang telah ditentukan.

"Untuk supermarket, pasar tradisional, toko kelontong, dan pasar swalayan yang menjual kebutuhan sehari-hari dibatasi jam operasional sampai pukul 20.00 waktu setempat dengan kapasitas pengunjung 50% (lima puluh persen); dan," demikian bunyi diktum ketiga poin c.4.

Sementara restoran atau tempat makan tetap diperbolehkan buka dengan jam operasioanal yang telah ditentukan. Meski demikian, tidak diperkenankan makan di tempat.

"Pelaksanaan kegiatan makan/minum ditempat umum (warung makan, rumah makan, kafe, pedagang kaki lima, lapak jajanan) baik yang berada pada lokasi tersendiri maupun yang berlokasi pada pusat perbelanjaan/mall hanya menerima delivery/take away dan tidak menerima makan di tempat (dine-in)," demikian bunyi diktum ketiga poin d.

Diketahui, Inmendagri PPKM Darurat tersebut ditujukan kepada gubernur, bupati, dan wali kota, khususnya kepala daerah yang menerapkan PPKM darurat.

Minta Masjid Tak Ditutup Saat PPKM Darurat, Ketua MUI: Jadi Sentra Edukasi, Jangan Takut Tambah Takut

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati