logo


Cegah Penyebaran Corona! Ini Cara Pakai dan Buang Masker yang Benar

Ada berbagai jenis masker yang beredar di pasaran sana. Namun tentunya, masing-masing jenis masker memiliki tingkat keefektifannya sendiri

2 Juli 2021 10:15 WIB

Masyarakat menggunakan masker
Masyarakat menggunakan masker ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kondisi pandemi saat ini memaksa semua orang untuk mengenakan masker di setiap saat. Sayangnya, tidak semua orang tahu cara yang benar saat memakai dan membuang masker. Padahal, membuang masker secara tidak benar bisa menyebarkan penyakit.

Berikut ada penjelasan mengenai bagaimana cara pakai masker dengan benar. Selanjutnya, bagaimana cara melepas dan juga membuang masker yang benar. Dengan mengetahui informasi ini, kita bisa melindungi diri dan lingkungan dengan lebih baik.

Selain itu, ada juga informasi penting lainnya seputar penggunaan masker. Semua informasi ini bisa menjadi pengetahuan untuk dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.


Kenali Efek Samping Vaksin Covid-19 di SehatQ

Jenis Masker yang Efektif

Ada berbagai jenis masker yang beredar di pasaran sana. Namun tentunya, masing-masing jenis masker memiliki tingkat keefektifannya sendiri dalam hal melindungi Anda dari virus.

Jenis masker yang beredar yaitu masker bedah, masker kain, dan duckbill. Pada dasarnya, masker bedah biasa saja sudah bisa melindungi Anda dari virus sebesar 84,3%. Hanya saja, karena perkembangan penularan Covid akhir-akhir ini, ada beberapa orang yang melapisi masker bedahnya dengan masker kain. Cara ini meningkatkan perlindungan terhadap virus hingga 96,4%.

Sedangkan masker duckbill dianggap sebagai masker yang paling aman dalam menghadapi virus. Desain masker ini dibuat untuk dapat menutup hidung dan mulut secara sempurna, atau tanpa celah.

Salah satu merek yang menyediakan masker dengan berbagai model adalah masker Sensi yang bisa Anda lihat di pasaran. Anda pun bisa membeli masker secara online, tanpa keluar rumah di platform jual beli online seperti Blibli.

Perlu diingat untuk tidak membeli masker sembarangan yang tidak melindungi Anda dari virus. Pastikan juga Anda membeli masker yang masih dalam kemasan tertutup.

Cara Memakai Masker yang Benar

Selanjutnya adalah cara menggunakan masker yang benar. Hal ini perlu diperhatikan baik-baik, karena masih banyak orang yang menggunakan masker dengan cara salah. Sehingga masker yang berfungsi untuk melindungi hidung dan mulut, hanya menjadi aksesoris saja.

  • Pastikan tangan Anda bersih sebelum menyentuh masker. Cuci dengan sabun atau gunakan hand sanitizer.
  • Masukkan teling ke dalam earloop atau ikatkan pita masker pada kepala.
  • Pastikan pita logam berada di bagian atas. Tekan bagian logam agar bisa mengikuti bentuk hidung dengan sempurna.
  • Tarik lipatan masker hingga ke bawah dagu. Pastikan masker menutupi hidung dan mulut Anda.
  • Ganti masker saat sudah terasa basah, atau beberapa jam sekali.

Perlu diingat, jangan menurunkan masker saat berbicara. Kami sadar bahwa ada orang yang merasa perlu memperlihatkan mulutnya saat berbicara. Padahal menutup mulut saat berbicara adalah hal yang lebih penting daripada menutup mulut saat diam. Anda bisa menyebarkan virus saat berbicara dengan orang lain. Oleh karenanya, pastikan untuk mengenakan masker setiap saat, bahkan saat sedang berbicara.

Cara Melepas dan Membuang Masker yang Benar

Selanjutnya, Anda perlu mengetahui cara melepas dan membuang masker dengan benar. Informasi ini penting karena jangan sampai masker bekas Anda malah menyebarkan virus ke orang lain.

Cara melepaskan masker dengan benar adalah sebagai berikut:

  • Jangan menyentuh bagian dalam masker. Lepas masker dari earloop atau tali pengikatnya.
  • Jauhkan masker dari wajah saat melepaskannya.
  • Cuci tangan atau gunakan hand sanitizer setelah memegang masker.

Tidak kalah pentingnya, berikut ini cara membuang masker yang benar yang harus Anda ketahui.

  • Untuk membuang masker sekali pakai, putuskan earloop atau tali pengikat. Hal ini untuk mencegah masker dipungut dan didaur ulang.
  • Lipat masker dengan sisi dalam tersembunyi, lalu ikat dengan tali pengikat atau tali earloopnya. Penting untuk tidak membuang masker dalam keadaan terbuka, karena bisa menyebarkan penyakit.
  • Buang ke tempat sampah yang tertutup. Selalu hati-hati dan pastikan Anda tidak mencampur sampah masker dengan sampah daur ulang.
  • Kemudian untuk masker kain, lipat dan simpan masker dalam kantong tertutup jika belum sempat dicuci.

Dengan mengamalkan cara melepas dan membuang masker yang benar, Anda tidak hanya melindungi diri sendiri, melainkan juga lingkungan sekitar.

Dampak Jika Tidak Membuang Masker dengan Benar

Tidak membuang masker dengan benar bisa menimbulkan masalah. Berikut ini adalah beberapa poin dari efek lalainya kita saat membuang masker.

1. Menyebarnya penyakit

Sebagaimana disebutkan sebelumnya, manfaat utama dari melepas dan membuang masker dengan benar adalah untuk mencegah penyebaran penyakit. Jika Anda lalai memutus tali earloop misalnya, ditakutkan masker akan dipungut kembali. Kemudian masker tersebut dibersihkan atau dicuci untuk digunakan kembali atau dijual eceran.

Selanjutnya, jika Anda membuang masker begitu saja. Yaitu dengan membiarkannya dalam keadaan terbuka, dan dibuang di tempat terbuka, maka virus dan bakteri dari masker akan terbawa angin dan menyebar ke lingkungan sekitar. Membuang masker dengan cara ini sama berbahayanya dengan meludah atau bersin sembarangan.

2. Berpotensi mencelakai hewan sekitar

Di sekitar lingkungan kita pasti ada hewan-hewan liar yang berkeliaran, seperti kucing, anjing, dan burung. Jika Anda tidak berhati-hati saat membuang masker, maka Anda bisa saja secara tidak sengaja melukai mereka.

Jika tali pengikat atau earloop dibiarkan begitu saja, hewan-hewan berukuran kecil bisa terjerat. Tentu saja ini bisa melukai mereka. Jadi lebih baik tetap berhati-hati saat membuang masker.

Sama halnya saat Anda membuang masker sembarangan, kemudian masker bekas bisa diendus oleh hewan yang lewat. Hal ini menyebabkan hewan tersebut berisiko untuk tertular virus dan bakteri dari masker.

Walaupun penularan dari manusia hewan ini terjadi karena kekerabatan spesies yang dekat. Kontak antara manusia yang sakit dan hewan juga bisa mengakibatkan resiko tertularnya penyakit ke hewan.

Nah, informasi di atas pastinya berguna untuk keseharian Anda. Pandemi ini bukan hanya tantangan bagi Anda untuk merawat diri lebih baik lagi. Melainkan juga kesempatan bagi Anda untuk melatih empati untuk menjaga kesehatan bersama dan lingkungan. Semoga bermanfaat!

Pentingnya Vaksinasi Covid-19 sebagai Upaya Pelindung Melawan Virus

Halaman: 
Penulis : Vicky Anggriawan