logo


Rumah Ibadah Ditutup saat PPKM Darurat, Begini Tanggapan JK

Penutupan rumah ibadah adalah salah satu cara yang baik untuk melindungi kita semua.

2 Juli 2021 09:45 WIB

Jusuf Kalla
Jusuf Kalla istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Rumah ibadah akan ditutup sementara ketika PPKM Darurat diberlakukan pada 3-20 Juli 2021. Langkah itu mendapat dukungan dari Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla.

Wakil Presiden ke-10 ini menilai rumah ibadah menjadi salah satu tempat yang berpotensi menularkan virus corona (Covid-19).

"Salah satu cara menghentikan laju dari penularan Covid ini adalah membatasi kerumunan, hanya itu cara yang efektif. Salah satu tempat orang berkumpul adalah rumah ibadah, karena itulah maka peraturan dalam PPKM yang akan berlaku ini, di mana rumah ibadah akan ditutup itu adalah salah satu cara yang baik untuk melindungi kita semua," kata Jusuf Kalla, dilansir dari Fajar, Jumat (2/7).


Anjurkan Dana Kurban Dialihkan Bantu Warga, Muhammadiyah: Agama Tak Sekadar Dilaksanakan Secara Harfiah

Pria yang karib disapa JK ini menjelaskan, penutupan rumah ibadah merupakan upaya meminimalisir penyebaran Covid-19. Sehingga keselamatan masyarakat dipastikan bisa tercapai.

"Jadi karena itulah salah satu cara untuk menjaga keselamatan ialah tidak berkumpul, maka aturan pemerintah yang baru menutup sementara rumah ibadah itu (pernah) juga dilakukan tahun lalu, itu juga berjalan baik. Malah Ramadan tahun lalu itu juga masjid-masjid ditutup, begitu juga gereja di hari Minggu. Itulah solusi untuk menyelamatkan kita semua dan itu kita terima dengan baik," jelasnya.

PPKM Darurat Diterapkan 3-20 Juli, PKS: Seperti Terlambat Menyadari Bahaya

Halaman: 
Penulis : Iskandar