logo


Polandia Coba Isolasi Ekonomi Rusia, Jerman: Ini Tidak Hanya Salah, tapi Juga Bahaya

Menteri Luar Negeri Jerman meminta Polandia untuk tidak berupaya mengisolasi perekonomian Rusia dimana hal itu hanya akan membuat hubungan Moscow-Beijing menjadi lebih dekat.

2 Juli 2021 11:00 WIB

Menteri Luar Negeri Jerman Heiko Maas
Menteri Luar Negeri Jerman Heiko Maas istimewa

BERLIN, JITUNEWS.COM - Menteri Luar Negeri Jerman Heiko Maas mengeluarkan peringatan kepada pemerintah Polandia mengenai konsekuensi yang kemungkinan terjadi jika Warsawa mencoba 'mengisolasi' Rusia secara ekonomi, dimana hal itu hanya akan meningkatkan resiko keamanan Eropa.

“Pada dasarnya, saya berpendapat bahwa kita di Eropa akan berada dalam posisi yang sulit jika hubungan ekonomi dengan Rusia tidak lagi memungkinkan,” kata Heiko Maas pada konferensi pers dengan Menteri Luar Negeri Polandia, Zbigniew Rau, selama kunjungan ke Warsawa pada Kamis (1/7).

Heiko Maas mengatakan bahwa upaya Polandia tersebut hanya akan meningkatkan kerja sama Moskow dengan Beijing dan ini menimbulkan potensi bahaya bagi keamanan Eropa.


Kim Jong-un Ingin Tingkatkan Hubungan Bilateral Korea Utara dengan China

"Ini hanya akan mendorong Rusia dan China lebih dekat," tambah diplomat Jerman.

“Ini tidak hanya salah, tapi juga berbahaya, termasuk menyangkut kepentingan keamanan kita di Eropa. Itu sebabnya kami pikir itu bukan strategi yang tepat,” ujarnya.

Komentar Maas muncul setelah Rau menulis sebuah artikel di Frankfurter Allgemeine Zeitung awal pekan ini yang menilai penyelesaian Nord Stream 2 akan menciptakan "defisit keamanan yang besar" di sisi timur NATO, dan bahwa Berlin tidak menyadari "kurangnya tanggung jawab" atas konsekuensi kerja samanya dengan pemerintahan Vladimir Putin."

Jalur pipa gas Nord Stream 2, diharapkan akan selesai akhir tahun ini, dan diyakini mampu mengangkut hingga 1,9 triliun kaki kubik (55 miliar meter kubik) gas per tahun, dimana kapasitas tersebut dua kali lipat lebih besar daripada jaringan Nord Stream yang sudah beroperasi sejak tahun 2011. Jaringan pipa tersebut juga digadang-gadang mampu membawa pasokan gas hidrogen – bahan bakar bersih prospektif utama untuk Jerman dan negara ekonomi maju Eropa lainnya.

AS dan Inggris Lagi-lagi Tuding Intelijen Militer Rusia Terlibat Aktivitas Kejahatan Siber

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia