logo


Prabowo Tak Layak Maju di Pilpres 2024, Pengamat: Harus Beri Kesempatan Generasi Berikutnya

Prabowo seharusnya sadar soal partisipasinya dalam tiga kali Pilpres.

29 Juni 2021 05:01 WIB

Prabowo Subianto
Prabowo Subianto Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Isu wacana masa jabatan presiden tiga periode kembali mencuat. Terlebih setelah kelompok yang mengatasnamakan Komunitas Jokpro 2024 mendukung pasangan Jokowi-Prabowo di Pilpres 2024.

Menanggapi hal itu, pengamat politik Ray Rangkuti menyebut Presiden Jokowi dan Menhan Prabowo sudah tak layak ikut kontestasi Pilpres. Hal itu guna menghindari polarisasi yang bisa terjadi di tengah masyarakat.

“Tidak perlu ada amandemen untuk periode jabatan presiden. Dengan begitu biaya politik menjadi lebih murah,” kata Ray, seperti dikutip dari genpi.co, Selasa (29/6).


Prabowo Subianto Disebut Konsumsi Ivermectin Selama 4 Bulan

Direktur Lingkar Madani Indonesia (Lima) itu mengatakan Prabowo seharusnya sadar soal partisipasinya dalam tiga kali Pilpres.

“Prabowo harus memberi kesempatan kepada generasi berikutnya untuk menjadi calon atau wakil presiden pada 2024.”

Ray juga menyoroti alasan ‘pembangunan’ yang sering dilontarkan agar Jokowi kembali menjabat usai 2024.

“Kalau dimaksudkan untuk melanjutkan pembangunan, Jokowi tidak perlu dikhawatirkan. Sebab, siapapun presiden sesudahnya pasti akan melakukan hal itu,” jelasnya.

Tak Ada Kubu-kubuan di PDIP, Ruhut: Ibu Megawati Tegas Tugaskan Kader Bekerja untuk Rakyat

Halaman: 
Penulis : Iskandar