logo


Soal Unggahan 'Jokowi King of Lip Service', Pakar: UI Tak Perlu Kebakaran Jenggot

Menurutnya, apa yang disampaikan oleh mahasiswa adalah hal yang wajar

28 Juni 2021 16:56 WIB

Pengamat Politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio
Pengamat Politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio harianindo

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) dipanggil oleh rektorat UI terkait unggahan 'Jokowi King of Lip Service'. Pakar ilmu politik Universitas Paramadina, Hendri Satrio (Hensat), menilai UI tidak perlu 'kebakaran jenggot' dengan opini yang disampaikan mahasiswa.

"Bagi UI pun tak perlu kebakaran jenggot, ya karena itulah demokrasi yang dimunculkan mahasiswa. Opininya blak-blakan, terbuka, dan menurut saya jangan setiap kritikan-kritikan yang diberikan adik-adik mahasiswa kemudian mereka dituduh terlibat organisasi-organisasi yang dilarang pemerintah, kemudian mereka dituduh radikal. Masa setiap kali kritikan, orang yang memberikan kritikan dibilang radikal? Kan nggak juga, inilah demokrasi," kata Hensat kepada wartawan, Senin (28/6).

Hensat menyebut pemerintah saat ini harus lebih baik dari rezim Orde Baru.


UI Panggil BEM Akibat 'Jokowi King of Lip Service', PAN: Berlebihan Menurut Saya

"Jangan begitu, rezim ini hadir karena Orde Baru runtuh, maka rezim ini harus bisa lebih baik dari rezim Orde Baru. Harus bisa menjaga semangat reformasi, harus bisa menjaga demokrasi, jangan kemudian merasa lebih hebat dari Orde Baru, karena itu tidak bisa dibandingkan," ujarnya.

Menurutnya, apa yang disampaikan oleh mahasiswa adalah hal yang wajar. Hensat mengatakan bahwa hal itu harusnya menjadi masukan untuk pemerintah.

"Apa yang disampaikan adik-adik mahasiswa itu masih dalam tataran wajar, begitulah cara mahasiswa menyampaikan pendapat, sangat gamblang, terbuka, khas mahasiswa. Seharusnya ini menjadi masukan kritis buat pemerintah dan segara memperbaiki diri. Masukan-masukan yang diberikan mahasiswa, adalah masukan-masukan yang ada dan dirasakan oleh masyarakat," ucap Hensat.

Sosmed Pengurus BEM UI Diretas, Demokrat: Bisa Jadi Kejadian Ini Bersifat Sistematik

Halaman: 
Penulis : Admin