logo


Apartemen 12 Lantai di Miami Roboh, Lebih dari 150 Orang Masih Belum Ditemukan

Tim SAR masih berusaha mencari korban selamat di sebuah gedung apartemen di Miami, Florida, yang roboh pada Kamis (24/6)

28 Juni 2021 11:00 WIB

Gedung Apartemen di Miami yang runtuh
Gedung Apartemen di Miami yang runtuh Sky News

MIAMI, JITUNEWS.COM - Setidaknya 150 orang masih dinyatakan hilang pada Minggu (27/6) atau tiga hari setelah sebuah gedung apartemen di Miami, Florida, Amerika Serikat roboh. Sementara itu, jumlah korban tewas juga meningkat menjadi lima orang.

Walikota Miami-Dade County, Daniella Levine Cava mengatakan bahwa tim SAR dan relawan masih terus membongkar reruntuhan bangunan 12 lantai tersebut untuk menemukan korban selamat.

"Prioritas utama kami terus mencari dan menyelamatkan nyawa sebanyak mungkin yang kami bisa," kata Levine Cava, dikutip Reuters pada Minggu (27/6).


Kebangkitan Militer China yang Sangat Cepat Bikin NATO Kebingungan

Para pejabat setempat mengatakan, mereka masih berharap dapat menemukan korban selamat dari 156 orang yang hingga saat ini belum ditemukan.

Dengan bantuan anjing pelacak, pemindai inframerah, dan sejumlah alat berat, tim penyelamat terus melakukan pencarian dan berharap mereka yang masih terjebak dapat bertahan hidup.

"Hal terbesar sekarang adalah harapan. Itulah yang mendorong kami. Ini situasi yang sangat sulit," kata Kepala Pemadam Kebakaran Miami, Alan Cominsky.

Sebelum tragedi tersebut terjadi, sebuah laporan di tahun 2018 menunjukkan bahwa seorang insinyur telah menemukan bukti kerusakan struktur di bawah dek kolam renang dan "kerusakan beton" di garasi parkir bawah tanah gedung apartemen tersebut.

Laporan tersebut sebenarnya sudah mendapat tanggapan dari pemerintah kota, dimana jadwal perbaikan besar bangunan 12 lantai tersebut akan dilakukan pada tahun ini.

 

Sydney Lockdown, Selandia Baru Kembali Tangguhkan Kerja Sama Travel Bubble dengan Australia

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia